2011, Transaksi penjualan ikan Koi capai Rp160 M

Jum'at, 24 Februari 2012 - 20:35 WIB
2011, Transaksi penjualan...
2011, Transaksi penjualan ikan Koi capai Rp160 M
A A A
Sindonews.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat transaksi penjualan ikan Koi pada 2011 mencapai Rp160 miliar. Jumlah tersebut diyakini belum mencerminkan data penjualan sebenarnya karena tidak memasukkan unsur nilai tambah (added value) ikan Koi.

"Jumlah Rp160 miliar itu dihitung dari hasil budi daya ikan koi dikalikan nilai pasar yang ada," ujar Chairman Asosiasi Pecinta Koi Indonesia (APKI) Budi Widjaja di sela-sela pameran The 4th Jakarta Koi Show di WTC Mangga Dua, Jumat (24/2/2012).

Budi mengatakan, jika transaksi penjualan ikan Koi selama tahun 2011 juga diperhitungkan nilai tambahnya, maka angkanya bisa naik 10 kali lipat atau sekitar Rp1,6 triliun. Namun, data tersebut sangat sulit diungkapkan karena transaksinya hanya antara penjual dan pembeli.

"Makanya kita sedang melakukan registrasi data transaksi penjualan Koi yang sebenarnya. Tetapi memang sulitnya jika data ini dibuka maka ketakutannya adalah penjual akan dikejar-kejar pajak," tambah dia.

Menurut Budi, penjualan ikan Koi dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, terlebih saat ini, ikan Koi hasil budi daya Indonesia telah diekspor ke beberapa negara seperti Qatar dan Kuwait. Tetapi jumlahnya belum terlalu besar, hal ini disebabkan masih rumitnya birokrasi dalam mengurus perizinan penjualan ikan Koi.

"Bayangkan ada 11 perizinan yang harus diurus untuk melakukan penjualan ikan Koi, dan semuanya dari birokrasi yang berbeda. Ini harus bisa dipangkas," harap Budi.

Sementara itu, Senior Manager Marketing WTC Mangga Dua Herjanto Kosasih mengatakan, pihaknya memiliki komitmen dan kepedulian yang tinggi terhadap komunitas seperti pecinta ikan Koi.

"WTC Mangga Dua berharap dengan adanya dukungan luar biasa ini akan meningkatkan antusiasme para penggemar/komunitas hobbies dan media bagi stakeholders sebagai upaya membuka potensi bisnis dan peluang usaha di bidang Perikanan khususnya ikan hias (KOI)," kata dia. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
1 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
2 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
2 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
3 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
3 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Kembali...
Donald Trump Kembali Memperpanjang Batas Waktu Penjualan TikTok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved