Puskepi nilai tak usah bubarkan Petral

Minggu, 26 Februari 2012 - 16:41 WIB
Puskepi nilai tak usah...
Puskepi nilai tak usah bubarkan Petral
A A A
Sindonews.com - Terkait dengan isu mafia impor minyak di anak usaha PT Pertamina (Persero) sehingga tercetus keinginan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membubarkan anak usaha Pertamina tersebut, Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) menilai anak usaha PT Pertamina (Persero), Pertamina Trading Energy Ltd (Petral) tidak perlu untuk dibubarkan.

Ketua Puskepi Sofyan Zakaria menuturkan yang perlu dilakukan yaitu lebih meningkatkan sistem dan pengawasannya guna meminimalisir penjualan minyak ilegal. "Petral hanyalah sebuah korporasi, jika ada yang salah pada Petral, itu terletak pada orang yang mengendalikan Petral dan juga sistem yang ada di Petral itu," ungkap dia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (26/2/2012).

Menurutnya, jika Petral dibubarkan dan dibuat lagi Petral lain sepanjang masih ada orang-orang kuat tersebut tetap saja perusahaan dan orang-orangnya itu tidak akan berani menentang dan melawan perintah orang kuat tersebut apalagi jika dalam permainan itu juga memberi keuntungan pribadi buat mereka.

"Artinya, yang perlu dibenahi adalah sistem dan pengawasannya," paparnya.

Tambahnya, hasil audit terhadap Petral belum pernah dipermasalahkan oleh BPK atau BPKP. Ini haruslah dijadikan pegangan bagi publik di negeri ini. Jika lembaga audit negara tidak dipercaya oleh sekelompok orang, audit bisa dilakukan oleh auditor independen.

Sekedar informasi, Petral merupakan anak usaha Pertamina yang berbasis di Singapura. Petral kerap membeli minyak mentah dari Pertamina yang tidak bisa diolah di dalam negeri. Minyak mentah tersebut dijual di Singapura dan dibeli negara-negara yang membutuhkan. Petral juga melakukan impor BBM untuk keperluan Pertamina di dalam negeri. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
36 menit yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
1 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
11 jam yang lalu
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved