Kenaikan BBM miskinkan buruh

Minggu, 26 Februari 2012 - 19:23 WIB
Kenaikan BBM miskinkan...
Kenaikan BBM miskinkan buruh
A A A
Sindonews.com - Rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang kemungkinan akan dilaksanakan mulai April 2012 menuai penolakan dari ribuan buruh di Depok. Kenaikan harga BBM dinilai dapat memiskinkan kaum buruh.

"Kami dengan tegas menolak rencana kenaikan BBM. Kenaikan BBM sangat memberatkan pereknomian para buruh, sehingga buruh semakin miskin," kata Sekjen DPC Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Depok Widodo Pratikno, Minggu (26/02/2012).

Menurut Widodo, kenaikan harga BBM akan menjadi beban buruh dan masyarakat. Sebab, kenaikan harga BBM secara langsung memicu melonjaknya harga kebutuhan pokok dan tarif transportasi. Meskipun tahun ini Upah Minimum Kota (UMK) naik menjadi Rp1,4 juta, namun tanpa kenaikan BBM, gaji tersebut tidak mencukupi kebutuhan hidup.

"Pemerintah tak memikirkan buruh. Buktinya teman buruh di Bekasi harus unjuk rasa agar upah tahun ini naik. Sekarang pemerintah merencanakan kenaikan BBM untuk mengurangi subsidi. Buat orang bawah sangat memberatkan. Ini gambaran pemerintah tak peduli," tegasnya.

Widodo menyatakan, jika pemerintah tetap menaikkan harga BBM, maka pemerintah pun harus menaikkan upah buruh yang disesuaikan dengan kenaikan barang pokok dan transportasi. “Upah naik, tapi BBM juga naik, gimana sih,” tukasnya.

Hal senada disampaikan Ketua DPC Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Kota Depok, Gino, yang menambahkan bahwa kenaikan BBM sangat kuat dampaknya terhadap kesejahteraan buruh. Oleh karena itu, kenaikan BBM itu harus ditunda.

"Sangat luas dampaknya bagi buruh. Pengusaha juga akan menolak kenaikan BBM. Pengusaha juga tidak akan menaikkan upah buruh dengan alasan biaya operasional tinggi akibat kenaikan BBM itu," tutur Gino. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved