Rusia Diperingatkan Soal Bencana Demografis, Efeknya Mengerikan ke Ekonomi

Kamis, 09 Januari 2025 - 07:17 WIB
loading...
Rusia Diperingatkan...
Ekonomi Rusia dibayangi bencana demografis yang efeknya mengerikan hingga bisa membuat populasi negara yang dipimpin oleh Vladimir Putin itu berkurang setengahnya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ekonomi Rusia dibayangi bencana demografis yang efeknya mengerikan hingga bisa membuat populasi negara yang dipimpin oleh Vladimir Putin itu berkurang setengahnya pada akhir abad ini. Peringatan soal masalah demografis ini diungkapkan oleh Atlantic Council.

Dalam laporan lembaga think tank yang berbasis di Washington, DC, dan ditulis oleh Harley Balzer, seorang profesor emeritus di Universitas Georgetown menunjukkan, penurunan populasi Rusia sudah berlangsung lama. Sementara menurut data Bank Dunia, pertumbuhan populasi Rusia secara keseluruhan telah menyusut dalam 10 tahun terakhir.

Baca Juga: Rusia di Ambang Bencana Sosial dan Ekonomi Akibat Perang Ukraina

Penurunan populasi juga semakin diperburuk oleh pecahnya perang Rusia-Ukraina. Lebih dari 300.000 tentara Rusia telah tewas atau terluka pada akhir 2023, berdasarkan perkiraan pejabat intelijen AS. Lalu disebutkan juga ada sekitar satu juta orang Rusia melarikan diri dari negara itu setelah Vladimir Putin memerintahkan invasi skala penuh ke Ukraina .

Tren demografis menimbulkan masalah bagi ekonomi Rusia, yang sebelumnya sudah mengalami kekurangan pekerja yang cukup parah. Pada akhir tahun 2023, Rusia kekurangan 5 juta pekerja yang menyentuh rekor terbesar, menurut perkiraan dari Russian Academy of Science's Institute of Economics.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Pesawat Rusia Dekati...
Pesawat Rusia Dekati Kapal Induk Inggris, 2 Jet Tempur Siluman F-35 London Beraksi
Rekomendasi
Gempa 5,6 Magnitudo...
Gempa 5,6 Magnitudo Guncang Pulau DOI Maluku Utara Siang Ini
Bambang Pacul PDIP Kritik...
Bambang Pacul PDIP Kritik Pemerintah Utus Ketua MPR Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Satu-satunya di China!...
Satu-satunya di China! Ini Isi Laboratorium Rahasia Wuling yang Jarang Dilihat Masyarakat Umum
Berita Terkini
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara soal Pabrik Otomotif Jepang Kabur dari RI ke Vietnam
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
Menilik Strategi Eksportir...
Menilik Strategi Eksportir Kelapa Bulat Bertahan di Tengah Ketatnya Pasar Global
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved