9 Daerah di Indonesia Masuk Kategori Rawan dan Krisis Air Tanah, Jakarta Sudah Rusak
Kamis, 09 Januari 2025 - 07:47 WIB
loading...
Kementerian ESDM mencatat cekungan air tanah (CAT) sejumlah daerah di Indonesia masuk kategori rawan dan krisis. Bahkan beberapa di antaranya masuk dalam kategori rusak. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat cekungan air tanah (CAT) sejumlah daerah di Indonesia masuk kategori rawan dan krisis . Bahkan beberapa di antaranya masuk dalam kategori rusak.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung merinci, daerah yang alami rawan cadangan air tanah di antaranya Lampung, Karanganyar, Boyolali, Yogyakarta. Untuk kategori kritis adalah Sumatera, Palangkaraya, Banjarmasin, Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Denpasar.
Baca Juga: Izin Pakai Air Tanah Resmi Terbit, Pelaku Usaha Wajib Patuh
“Contoh untuk kondisi yang kritis ini ada beberapa daerah seperti di daerah Palangkaraya, cadangan air tanah ini termasuk kritis,” ujar Yuliot saat peluncuran izin air tanah di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Rabu (8/1/2025).
“Di Banjarmasin itu juga termasuk kritis, untuk di Jawa Timur dan Jawa Tengah itu sebagian juga kondisi kritis, dan juga di daerah Denpasar, dan juga di daerah Tabanan itu termasuk kritis,” paparnya.
Adapun, kawasan yang alami kerusakan cadangan air tanah di antaranya DKI Jakarta, Karawang, Bekasi, Bogor, Tangerang, Bandung, Soreang, Pekalongan, hingga Pemalang. “Sementara ada beberapa daerah di Jawa Barat, Jakarta itu termasuk daerah yang kondisinya adalah cadangan air tanahnya rusak,” beber dia.
Langkah proteksi harus dilakukan agar pasokan air tanah tetap terpenuhi. Langkah ini sekaligus memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat dan industri.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung merinci, daerah yang alami rawan cadangan air tanah di antaranya Lampung, Karanganyar, Boyolali, Yogyakarta. Untuk kategori kritis adalah Sumatera, Palangkaraya, Banjarmasin, Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Denpasar.
Baca Juga: Izin Pakai Air Tanah Resmi Terbit, Pelaku Usaha Wajib Patuh
“Contoh untuk kondisi yang kritis ini ada beberapa daerah seperti di daerah Palangkaraya, cadangan air tanah ini termasuk kritis,” ujar Yuliot saat peluncuran izin air tanah di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Rabu (8/1/2025).
“Di Banjarmasin itu juga termasuk kritis, untuk di Jawa Timur dan Jawa Tengah itu sebagian juga kondisi kritis, dan juga di daerah Denpasar, dan juga di daerah Tabanan itu termasuk kritis,” paparnya.
Adapun, kawasan yang alami kerusakan cadangan air tanah di antaranya DKI Jakarta, Karawang, Bekasi, Bogor, Tangerang, Bandung, Soreang, Pekalongan, hingga Pemalang. “Sementara ada beberapa daerah di Jawa Barat, Jakarta itu termasuk daerah yang kondisinya adalah cadangan air tanahnya rusak,” beber dia.
Langkah proteksi harus dilakukan agar pasokan air tanah tetap terpenuhi. Langkah ini sekaligus memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat dan industri.
Lihat Juga :