Kuartal IV, Peruri terbitkan obligasi Rp800 M

Senin, 27 Februari 2012 - 18:20 WIB
Kuartal IV, Peruri terbitkan...
Kuartal IV, Peruri terbitkan obligasi Rp800 M
A A A
Sindonews.com - Perum Peruri menargetkan bisa menerbitkan surat utang (obligasi) berkelanjutan dengan total mencapai Rp2 triliun pada kuartal IV tahun ini. Pada tahap pertama, perusahaan berencana menerbitkan obligasi senilai Rp800 miliar.

Direktur Keuangan Perum Peruri Harry Sukadis mengatakan, Peruri saat ini masih dalam tahap menyiapkan dokumen legal untuk melaksanakan aksi korporasi tersebut. Jika penyiapan seluruh dokumen rampung pada semester I/2012, maka obligasi berkelanjutan tahap pertama bisa diterbitkan pada akhir tahun ini. “Kami masih menyiapkan kelengkapan dokumen legal. Kalau sudah oke, mungkin obligasi tahap pertama bisa terbit di akhir tahun ini,” kata dia di Jakarta, Senin (27/2/2012).

Karena masih menyiapkan kelengkapan dokumen, Harry menambahkan, perusahaan belum menunjuk pelaksana emisi (underwriter) obligasi berkelanjutan. Begitu juga dengan kupon maupun tenor obligasi tersebut. Penerbitan obligasi berkelanjutan ini sudah direncanakan perusahaan sejak awal tahun lalu.

Namun, persetujuan aksi korporasi tersebut baru diperoleh perusahaan dari pemegang saham penuh Peruri, yakni Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada kuartal III/2011.

Lebih lanjut Harry menjelaskan, dana hasil obligasi akan digunakan untuk mendukung pengembangan usaha Peruri ke depan. “Dana hasil obligasi untuk rencana investasi optimalisasi aset pelatihan dan pengembangan usaha,” ujarnya.

Adapun, kebutuhan belanja modal (capital expenditure/capex) perusahaan pada tahun ini sekira Rp1 triliun. Dana capex berasal dari kas internal, pinjaman perbankan maupun obligasi. Sementara itu, sisa penerbitan obligasi tahap berikutnya akan disesuaikan waktunya dengan kebutuhan perusahaan.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
42 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
57 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Tembak Jatuh...
Ukraina Tembak Jatuh Jet Tempur Canggih Rusia Senilai Rp771 M
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved