Dana kelolaan BNP Paribas IP Rp28,76 T

Senin, 27 Februari 2012 - 18:11 WIB
Dana kelolaan BNP Paribas...
Dana kelolaan BNP Paribas IP Rp28,76 T
A A A
Sindonews.com - PT BNP Paribas Investment Partners (IP) hingga akhir Januari 2012 berhasil membukukan dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) mencapai Rp28,76 triliun. Nilai ini bertambah sekira Rp260 miliar dibanding akhir Desember 2011 senilai Rp28,5 triliun.

Head of Marketing BNP Paribas Investment Partners Maya Kamdani mengatakan, dana kelolaan BNP Paribas IP tersebut mayoritas berasal dari reksa dana sebesar Rp23 triliun dan sisanya dari Kontrak Pengelolaan Dana (KPD). "Dari total dana kelolaan tersebut, sebesar 80 persen dari reksa dana," kata dia kepada Sindo, Senin (27/2/2012).

Lebih lanjut Maya menjelaskan, dari dana kelolaan reksa dana sebesar Rp23 triliun, setengahnya atau setara Rp11,5 triliun dikontribusi dari reksa dana saham. Sedangkan sisanya berasal dari reksa dana pendapatan tetap, campuran maupun terproteksi.

President Director BNP Paribas IP Vivian Secakusuma menambahkan, reksa dana pendapatan tetap unggulan milik perusahaan, yakni Reksa Dana BNP Paribas Prima II berhasil meningkatkan dana kelolaan menjadi Rp3,2 triliunpada akhir Januari tahun ini dari posisi di Agustus 2011 sebesar Rp835 miliar. "BNP Paribas Prima II naik empat kali lipat dalam kurun enam bulan," ujar Vivian.

Reksa dana ini pertama kali diterbitkan pada 25 September 2007, yang fokus pada obligasi pemerintah. Dalam tiga tahun terakhir, kinerja reksa dana ini naik dari 22,98 persen pada 2009, sempat menurun di 2010 menjadi 18,92 persen, namun kembali meningkat menjadi 23,44 persen pada tahun lalu.

Sementara untuk reksa dana saham BNP Paribas IP yang mencetak pertumbuhan paling positif adalah Reksa Dana BNP Paribas Ekuitas. Reksa dana saham ini berhasil membukukan kinerja 6,7% dalam periode tiga bulan terakhir. Kinerja tersebut di tas kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada periode yang sama, sekitar 4,9 persen. "Hasil positif ini karena perbaikan strategi investasi yang diimplementasikan sejak enam bulan lalu," imbuhnya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved