DPR: Jangan jadikan kompensasi untuk pencitraan

Rabu, 29 Februari 2012 - 11:57 WIB
DPR: Jangan jadikan...
DPR: Jangan jadikan kompensasi untuk pencitraan
A A A


Sindonews.com
- Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mengimbau pemerintah agar tidak mengambil keuntungan politik di balik rencana skema kompesansi bila harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jadi dinaikkan.

Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso mengatakan, kompensasi atas kenaikan BBM dan Tarif Dasar Listrik (TDL) di masa lalu kerap digunakan untuk mendongkrak citra pemerintah. "Dari pengalaman kemarin, kompensasi terhadap kenaikan BBM atau listrik bisa dijadikan sepihak oleh pemerintah untuk menaikan citra," ujar Priyo di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (29/2/2012).

Kebijakan memberi kompensasi bagi masyarakat miskin, lanjutnya, penting dilakukan untuk memberikan keringanan atas kenaikan harga barang kebutuhan pokok seiring naiknya harga BBM.

"Harusnya hal itu digunakan membantu kelompok masyarakat tertinggal, miskin untuk menghadapi inflasi dari kenaikan BBM. Tapi yang terjadi seolah-olah mobilisasi dan diumumkan dalam waktu yang tak tepat, itu yang perlu direvisi," sambungnya.

Sebelumnya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik memastikan masyarakat miskin mendapat dana kompensasi kenaikan harga BBM. Dana tersebut diambil dari penghematan subsidi yang diperkirakan mencapai Rp27 triliun.

"Kalau dana kompensasi digunakan sebagai alat pencitraan, DPR akan merevisi perlu tidaknya kompensasi diberikan," tegas Priyo.

Selain itu Priyo berharap pemerintah tidak mengulur keputusan terkait kenaikan harga BBM. Pemerintah wajib mengkaji dampak sosial atas keputusan yang diambil.

"Ini opsi pemerintah, apakah akan terkatung-katung gamang atau pemerintah dengan akal sehat menaikkan BBM dengan menyiapkan berbagai insrtrumen," ujar dia. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
6 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
43 menit yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
1 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved