BPH Migas siap kawal distribusi BBM bersubsidi

Rabu, 29 Februari 2012 - 16:35 WIB
BPH Migas siap kawal...
BPH Migas siap kawal distribusi BBM bersubsidi
A A A
Sindonews.com - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang bisa dipastikan akan segera terjadi, hal ini menimbulkan kecemasan akan terjadinya penimbunan BBM oleh pihak yang tak bertanggung jawab. Terkait hal ini Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengaku siap melakukan pengawasan terkait dengan rencana pemerintah menaikkan harga BBM subsidi.

"Kami akan mengawal kebijakan tersebut agar tidak terjadi penyalahgunaan dalam penyaluran bahan bakar bersubsidi," ujar Kepala BPH Migas Andy Noorsaman Sommeng dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (29/2/2012).

Andy mengaku, pihaknya telah siap dan mendukung keputusan pemerintah tersebut. BPH Migas, lanjut dia, telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi dalam mengamankan penyaluran BBM bersubsidi agar tidak terjadi distorsi di pasar yang menyebabkan biaya makin tinggi. Pihaknya, juga berjanji akan menjaga agar BBM subsidi tidak lari ke industri atau pihak-pihak lain yang tidak berhak.

"Karenanya, kami sudah menyiapkan tim demi efektifitas dan kelancaran penyaluran BBM bersubsidi ke seluruh Indonesia. Tim ini difungsikan untuk melakukan pengawasan, baik sebelum lahirnya kebijakan kenaikan harga dan saat penyaluran dan setelah kebijakan diterapkan," lanjut dia.

Andy berjanji, jika tim yang sudah mulai bekerja ini menemukan penimbunan BBM bersubsidi atau bentuk pelanggaran lain yang merugikan rakyat dan negara, BPH Migas akan segera menindaknya.

"Mereka harus dihukum. Kami tidak peduli siapa pun yang terlibat. Kalau melanggar, ya melanggar," janji mantan Dirjen HAKI ini.

Pengawasan yang dilakukan ini, dijanjikan Andy, akan dilakukan dengan lebih ketat karena koordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Kepolisian sudah dilakukan jauh-jauh hari.

"Bahkan saat ini kita sudah menemukan beberapa titik rawan penyimpangan penyaluran BBM bersubsidi yang siap dilakukan tindakan. Untuk titik-titik ini kami akan lebih melekat dan hati-hati mengawasinya. Jangan sampai para pencoleng itu tahu ada kehadiran kami, kemudian lari," tandasnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Potong Pajak Pembelian BBM 5%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved