Kemenpera gandeng BRI Syariah salurkan FLPP

Kamis, 01 Maret 2012 - 14:13 WIB
Kemenpera gandeng BRI...
Kemenpera gandeng BRI Syariah salurkan FLPP
A A A
Sindonews.com - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) dalam waktu dekat akan berkolaborasi dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah untuk menyalurkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Keberadaan bank tambahan penyalur FLPP tersebut, diharapkan bisa mempermudah masyarakat untuk mengakses kredit pemilikian rumah (KPR) yang bersubsidi.

"Bank yang akan ikut serta dalam penyaluran FLPP Kemenpera adalah BRI Syariah. Jadi ke depannya ada lima bank penyalur FLPP karena sebelumnya ada BNI, BRI, Mandiri dan BTN yang telah menjalin kerja sama dengan Kemenpera," ujar Menpera Djan Faridz, seperti yang dikutip dari situs Kemenpera, Kamis (1/3/2012).

Menurut Djan Faridz, Kemenpera akan terus berupaya menjalin kerja sama dengan pihak perbankan untuk penyaluran FLPP. Makin banyak bank penyalur yang ikut serta dalam program ini tentunya akan semakin mempermudah masyarakat untuk mengakses kredit perumahan khususnya di daerah-daerah.

Penyaluran FLPP tahun ini diperkirakan bertambah dari angka 160 ribu unit menjadi 200 ribu unit. Penambahan target tersebut dikarenakan porsi dana FLPP Kemenpera dapat diturunkan dari 65 persen menjadi 50 persen. Selisih proporsi dana tersebut digunakan untuk menambah jumlah rumah yang disubsidi.

"Secara otomatis kami akan terus menambah bank penyalur FLPP ini. Makin banyak penyalur makin bagus karena rakyat makin mudah mengakses kredit perumahan," terangnya.

Dana FLPP, imbuh Djan Faridz, akan disimpan di bank dan didepositokan. Apabila ada klaim dari bank terkait penandatanganan KPR, mereka bisa klaim ke Kemenpera dan deposito tersebut akan dicairkan untuk membayar tagihan ke bank.

Lebih lanjut, Djan Faridz mencontohkan, BRI memiliki banyak cabang sampai ke desa-desa. Jadi kalau masyarakat mau mengangsur dan mengambil kredit perumahan cukup di desa tidak perlu jauh-jauh ke kota.

Djan Faridz berharap, FLPP dapat membantu para pengembang untuk meningkatkan pembangunan perumahan di daerah-daerah. "FLPP kan sudah jalan dan semua pengembang enggak ada masalah. Mereka juga sudah mendaftar ke bank penyalur," imbuhnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
25 menit yang lalu
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
50 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
57 menit yang lalu
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
1 jam yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
1 jam yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
1 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved