Sektor properti, investasi favorit warga Malaysia

Senin, 05 Maret 2012 - 11:41 WIB
Sektor properti, investasi...
Sektor properti, investasi favorit warga Malaysia
A A A
Sindonews.com - Sektor properti menjadi incaran favorit warga Malaysia dalam berinvestasi dengan tingkat ketertarikan membeli properti dua kali lipat dibandingkan dengan negara tetangga seperti Singapura, Indonesia dan Hong Kong.

Demikian hasil survei yang dilakukan sebuah website listing penjualan rumah lingkup Asia. Hasil survei tersebut juga menunjukkan presentase dari keseluruhan pencari properti yang rata-rata telah memiliki lebih dari dua properti, di antaranya Singapura sebanyak 35 persen, Indonesia 34 persen, Hong Kong 16 persen dan Malaysia 41 persen.

Survei tersebut juga memperlihatkan sektor properti seperti landed house (rumah tapak) menjadi favorit para warga dengan perolehan angka 75 persen, sedangkan untuk kondominium ditaksir sebanyak 60 persen warga Malaysia sebagai produk investasinya. Demikian seperti dilansir The Sun Daily, Senin (5/3/2012).

Menurut CEO iproperty Group Shaun Di Gregorio, meskipun secara umum pasar properti Malaysia cenderung merosot, tetapi tingkat ketertarikan warganya masih cukup tinggi. "Kecintaan orang Malaysia terhadap investasi dalam bisnis properti terus berlanjut. Padahal para responden dalam survei yang kami lakukan, rata-rata memiliki pendapatan standar, tidak terlalu tinggi sebagaimana orang-orang yang sering berinvestasi properti," katanya.

Survei tersebut juga menunjukkan rendahnya tingkat ketertarikan warga Malaysia untuk berinvestasi properti di luar negeri. Hanya 20 persen warga yang ingin berinvestasi di negara lain, seperti Australia, Singapura dan Inggris.

Properti di dalam negeri sendiri masih lebih menarik untuk mereka, di antaranya seperti di kawasan Klang Valley, Bangsar, Puchong, Cheras dan Petalling Jaya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
4 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
4 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
5 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
5 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
5 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
5 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved