IWAPI keluhkan rencana pemerintah naikkan BBM

Selasa, 06 Maret 2012 - 17:14 WIB
IWAPI keluhkan rencana...
IWAPI keluhkan rencana pemerintah naikkan BBM
A A A
Sindonews.com - Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) mengeluhkan terkait wacana kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM). Sebab kenaikan BBM ini tentunya akan berimbas kepada sejumlah kenaikan barang-barang industri. Terlebih lagi persaingan industri semakin ketat tentunya tidak relevan jika BBM dinaikan.

Menurut Sekretaris DPD IWAPI Jatim Lilik Noer saat ini kenaikan BBM tidak relevan seiring ketatnya persaingan dunia usaha. Terlebih lagi masih banyak beberapa usaha yang masih baru tumbuh. Tak hanya itu, lanjutnya penetapan Upah Minimum Kota (UMK) yang mengalami kenaikan setiap tahunnya.

"Kenaikan BBM membuat para pengusaha tidak bisa menetapkan harga pasti suatu produk di pasaran," kata Lilik di Hotel JW Marriot Jakarta saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) IWAPI ke-37, Selasa (6/3/2012).

Lilik juga mengaku sering mendapatkan keluhan dari pihak luar bahwasannya tidak ada kepastian harga terkait produk-produk pengusaha. Tentunya, hal itu sangat mengganggu. Menurut Lilik, selain berpengaruh terhadap ketidakpastian harga, kenaikan BBM ini juga berpengaruh kepada kenaikan transportasi. "Jika biaya transportasi naik, maka biaya pengiriman barang juga akan naik," tuturnya.

Lilik menambahkan, dari data yang ada hampir 70 persen anggota IWAPI di Jawa Timur adalah pengusaha yang membidangi industri kecil. Karena itu jika BBM naik maka akan sangat berpengaruh pada usaha yang dirintis. Ia berharap, pemerintah diharapkan lebih bijaksana dalam menentukan kebijakan. "Jangan sampai kebijakan yang sudah diberlakukan justru berdampak pada masyarakat itu sendiri," tukasnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
45 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
4 jam yang lalu
Infografis
Inilah Bupati Pati yang...
Inilah Bupati Pati yang Diprotes Warganya karena Naikkan Pajak 250%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved