Bahas kenaikan BBM, pemerintah izin pulang

Selasa, 06 Maret 2012 - 18:52 WIB
Bahas kenaikan BBM,...
Bahas kenaikan BBM, pemerintah izin pulang
A A A


Sindonews.com - Terkait dengan overkuota Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi pada bulan Desember 2011 lalu, muncul banyak pertanyaan dari kalangan anggota komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, di antaranya mengenai kenapa hal itu bisa terjadi dan kenapa tidak dikoordinasikan dengan DPR pada waktu itu.

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Dewi Aryani mengungkapkan alasan pemerintah ketika terjadinya overkuota dinilai kurang tepat dan ada yang hanya mempergunakan asumsi belaka, tanpa data dan kajian. Padahal, setiap tahun hal tersebut terjadi.

"Tadi diungkapkan ada migrasi dari penggunan BBM nonsubsidi ke bahan bakar bersubsidi karena harga yang berbeda jauh. Ini datanya mana? Dan kajiannya seperti apa? Sehingga ada asumsi seperti itu dan dijadikan salah satu alasan terjadinya kuota," jelasnya.

Dewi juga mengungkapkan mengenai alasan penambahan kendaraan bermotor yang terjadi cukup besar di Indonesia. Dia menyatakan, antar Kementerian di pemerintah tidak ada koordinasi, sehingga dari persoalan ini Kementerian ESDM menjadi korban.

"Ada beberapa titik yang menjadi rancu, pertambahan kendaraan bermotor terjadi tapi dikorbankan energi. Dan kemudian dijadikan alasan untuk overkuota, kenapa bisa?" tegasnya.

Pembahasan ini berlangsung cukup alot, apalagi pihak pemerintah mohon untuk ditunda, dikarenakan pihak pemerintah meminta izin untuk meninggalkan rapat kerja. Izin tersebut dengan alasan para menteri harus mempersiapkan rapat Dewan Energi Nasional (DEN) yang akan diselenggarakan besok bersama presiden SBY.

Namun, keinginan tersebut dimentahkan oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR Effendi Simbolon. Dia mengatakan, pembahasan ini juga sangat serius, jadi harus diselesaikan.

"Jangan anggap ini main-main. Kalau ada rapat besok, ya jangan dijadikan alasan. Ini masyarakat Indonesia menonton, cepatlah kita selesaikan," tandas politikus PDIP ini. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
40 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved