BBM naik, sopir angkot di Surabaya mogok

Selasa, 06 Maret 2012 - 22:29 WIB
BBM naik, sopir angkot...
BBM naik, sopir angkot di Surabaya mogok
A A A
Sindonews.com - Ribuan sopir angkutan kota (angkot) di Surabaya mengancam mogok. Ancaman mogok itu akan terjadi jika pemerintah jadi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada April mendatang. Mereka menuntut, agar kenaikan BBM hanya diperuntukan pada kendaraan pribadi saja.

Sedangkan untuk angkutan umum tetap boleh membeli BBM bersubsidi dengan harga lama. Ancaman mogok itu menurut Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Surabaya Wastomi Suheri terungkap pada rapat organisasi usaha angkutan darat kota Surabaya, pada Selasa sore (6/3). Para pengusaha angkutan umum menolak kenaikan harga BBM untuk angkutan umum.

"Jika pemerintah jadi menaikkan harga BBM, para pengusaha angkutan umum mendesak kenaikan itu tidak diberlakukan untuk angkutan umum. Mereka ingin seperti para nelayan yang mendapat subsidi pembelian BBM," ucap Wastomi.

Kalau harga BBM jenis premium untuk angkutan umum tetap Rp 4500, mereka bersedia tidak menaikkan tarif angkutan umum.

"Mohon tidak menaikkan harga BBM untuk angkutan umum. Kalau tetap naik, kami akan mogok," ungkapnya.

Dia juga menambahkan minta pada pemerintah kota Surabaya, untuk memberi subsidi pada harga suku cadang. Tuntutan ini sesuai dengan undang-undang 22 tahun 2009 tentang lalu lintas.

Dalam aturan itu dijelaskan, semua kedaraan bertarif ekonomi, berhak mendapatkan subsidi pemerintah untuk pembelian suku cadang. Menurut para pengusaha, kenaikan tarif angkutan bukan hal yang menggembirakan. Menaikkan tarif berarti pengurangan jumlah penumpang. Hal ini sudah terbukti tiap kali harga BBM naik. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
38 menit yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
59 menit yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
10 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
11 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved