Perdagangan RI-India bisa capai USD40 miliar

Rabu, 07 Maret 2012 - 11:24 WIB
Perdagangan RI-India...
Perdagangan RI-India bisa capai USD40 miliar
A A A


Sindonews.com - Pemerintah makin optimistis terhadap hubungan dagang antara Indonesia dengan India. Jika awalnya target perdagangan kedua negara pada 2015 mencapai USD25 miliar, maka kini diharapkan nilai perdagangan antarnegara bisa mencapai USD40 miliar.

Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan mengatakan, jika melihat potensi dagang yang dimiliki kedua negara, tidak mustahil volume perdagangan kedua negara akan terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Banyak hal bisa digali untuk meningkatkan nilai perdagangan Indonesia dan India,” ujar Gita di Jakarta, Selasa 6 Maret 2012.

Target nilai perdagangan yang semula USD25 miliar, kata Mendag, bisa direvisi mengingat banyak faktor ekonomi dan perdagangan kedua negara yang saling berkaitan.

Selain itu, banyak komoditas yang dibutuhkan India dari Indonesia dan sebaliknya. Gita mencontohkan, India membutuhkan batu bara dan minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO), sementara Indonesia membutuhkan produk-produk elektronik, minyak bumi, dan kendaraan bermotor.

Menteri Perdagangan dan Industri India Anand Sharma sepakat dengan pemikiran tersebut. Anand menambahkan, Indonesia dan India sangat berpotensi untuk meningkatkan nilai perdagangan karena sama-sama mempunyai jumlah penduduk yang besar. “Jumlah penduduk yang besar merupakan kesempatan untuk mempererat kerja sama,” tuturnya.

Menteri Anand mengatakan, potensi lain untuk meningkatkan hubungan kedua negara dapat dilakukan melalui teknologi dan pendidikan. Saat ini India mengalami kemajuan yang sangat pesat dalam teknologi dan pendidikan. India juga tidak akan segan-segan membantu meningkatkan industrialisasi di Indonesia.

Menurut Anand, kedua negara bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tidak hanya bergantung pada pasar luar negeri melainkan meningkatkan konsumsi dalam negeri.

Direktur Jenderal Konfederasi Industri India Chandrajit Baneerjee menyampaikan bahwa India dan Indonesia adalah dua negara yang tumbuh amat pesat di Asia.

“Kedua negara bisa menjadi pemimpin jika mampu meningkatkan kapasitas dan mempererat strategi ekonomi,” ujar dia.

Tercatat, nilai perdagangan Indonesia-India sepanjang 2011 mencapai USD16 miliar. Ekspor Indonesia ke India pada 2010 tercatat sebesar USD9,8 miliar, sementara impor mencapai USD3,2 miliar. Indonesia banyak mengekspor bahan bakar mineral.

Sedangkan, ekspor India ke Indonesia meliputi alat pertanian, produk mineral, bahan bakar, bahan kimia organik, kapas, dan mesin.

Kemarin Pemerintah India secara resmi membuka pameran bisnis bertajuk “The India Show: Land of Limitless Opportunities” yang diselenggarakan di Balai Kartini, Jakarta, hingga tanggal 8 Maret mendatang. Pameran bisnis tersebut diikuti 67 perusahaan India. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
46 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved