PDB RI diprediksi capai USD1.000 miliar

Jum'at, 09 Maret 2012 - 13:02 WIB
PDB RI diprediksi capai...
PDB RI diprediksi capai USD1.000 miliar
A A A


Sindonews.com - Gubernur Jawa Timur Soekarwo memprediksi pada 2013 mendatang Pendapatan Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencapai USD1.000 miliar. Dengan pendapatan itu menjadikan Indonesia menjadi negara peringkat ke-13 yang pendapatannya setara dengan USD1.000 miliar.

"Tidak ada negara yang bahan bakunya tersedia di tempat itu. Dengan itu, diprediksi PDB kita meningkat hingga USD1.000 miliar," kata Soekarwo yang mantan Sekdaprop Jatim tersebut, Jumat (9/3/2012).

Dengan ketersediaan bahan baku itu, persoalannya sekarang adalah tinggal menata manajeman dan menambah sentuhan teknologi untuk mengelola bahan baku tersebut. Termasuk dengan menambah unsur leadership dalam mengelolanya.

Makanya, tidak ada salahnya jika pada 2019 Indonesia diusulkan sebagai tuan rumah Asean Games. Tawaran itu harus disambut baik oleh pemerintah Indonesia. Pasalnya, dengan PDB sebesar itu imbasnya akan muncul para Orang Kaya Baru (OKB).

"Mereka tentunya datang ke Asean Games adalah lebih pada Entertain atau hiburan. Kalau warganya kaya-kaya pasti stadion akan penuh. Berbeda jika warganya miskin. Oleh karena itu warga miskin harus kita perhatikan kalau tidak mereka tidak naik-naik," sebutnya.

Sementara kondisi Jawa Timur sebagai tempat diselenggarakannya Asean Games, diprediksi pada 2019 akan ada peningkatan PDB antara USD 10 ribu hingga 11 ribu. Angka tersebut diperoleh dari berbagi sektor industri di Jawa Timur yang cenderung meningkat dari tahun ke tahun.

Kata Soekarwo, Jawa Timur ini yang berkembang pesat di bidang Jasa dan Trading adalah Perdagangan. Di Jawa Timur industri jasa perdagangan dan hotel mencapai 30 persen sementara manufakturing hanya 27 persen.

"Namun perlu diketahui, dari nilai 27 persen itu sebagian besar adalah industri makan dan minum yang mana industri ini adalah hulunya sektor Agro," jelasnya.

Soekarwo mengaku siap jika Jawa Timur didapuk sebagai tempat Asean Games 2019 itu. Di Hanoi saja, untuk Asean Games memerlukan tanah sebesar 3.000 hektare (ha). Setelah wacana itu mencuat banyak kepada daerah di Jawa Timur yang mengaku bersedian ikut menyediakan lahan untuk pembangunan fasilitas atlit, seperti penginapan.

"Kenapa mereka bermunculan karena kawasan itu akan dibangun infrastruktur. Seperti penginapan atlet nantinya akan dibangun swasta dan jika even sudah selesei akan kita jual," katanya.

Dia juga menyebut beberapa daerah yang bersedia adalah Kabupaten Gresik, Mojokerto, Sidoarjo, Jombang dan malang.

"Kita punya tanah bersama Kabupaten Gresik seluas 10 ribu ha, Sidoarjo siap menyediakan 80 ha belum ditambah dengan kabupaten lain," tukas Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur ini. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
1 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
2 jam yang lalu
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
3 jam yang lalu
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
3 jam yang lalu
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
7 jam yang lalu
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
7 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved