Pewaralaba Indomaret keluhkan perbankan

Jum'at, 09 Maret 2012 - 15:18 WIB
Pewaralaba Indomaret...
Pewaralaba Indomaret keluhkan perbankan
A A A


Sindonews.com - PT Indomarco Pismatama (pengelola Jaringan Indomaret) mengeluhkan sektor perbankan yang kurang mendukung pengusaha domestik di Indonesia.

Menurut Finance Director PT Indomarco Prismatama Hendarto Josojuwono, salah satu kendala yang terberat saat ini adalah dukungan dari perbankan. Walaupun menurut pandangannya bank-bank tersebut tidak eksklusif seperti yang dibayangkan masyarakat pada umumnya.

"Kami terkendala di permodalan, makanya lagi mencoba menggaet bank," ujarnya saat ditemui di Gedung Graha Niaga, Jakarta, Jumat (9/3/2012).

Hendarto mengungkapkan bahwa sejauh ini, perbankan sangat gencar membantu para pelaku usaha, namun kecenderungan yang terlihat itu pengusaha asing. "Mbok ya pengusaha domestik, yang sektor rill dan produktif ini yang dibantu," keluhnya.

Selain modal, lanjut Hendarto, adalah tahapan sosialisasi dimana proses ini dilakukan dari kedua pihak. "Dukungan pada kami untuk mensosialisasikan kurang, contohnya kalau mau adakan pameran franchise kalau ada perbankan yang aktif di situ, katakanlah masang stand aja, kan seru juga," paparnya.

Mengenai bunga bank, Hendarto mengeluhkan suku bunga yang ditetapkan oleh bank terlalu tinggi. Mengingat beberapa waktu sebelumnya saat melakukan kerja sama dengan salah satu bank besar di Indonesia, para pengusaha yang berwaralaba kewalahan dengan bunga yang cukup tinggi.

"Franchise ini kan bisnis yang ada kondisi waktunya, jadi namanya mau buka usaha, ujung-ujungnya duit, pasti pengusaha ngitung, kalau bunganya tinggi, ya habis uangnya," pungkasnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
6 menit yang lalu
Konsisten Jaga Kinerja...
Konsisten Jaga Kinerja dan Daya Saing, MARK Raih Penghargaan Nasional
32 menit yang lalu
Soal Pendapatan Ojol...
Soal Pendapatan Ojol Turun Usai Potongan 8% Berlaku, Menteri UMKM: Lagi Libur Sekolah
45 menit yang lalu
DPR Dorong Pengawasan...
DPR Dorong Pengawasan Galon Guna Ulang Diperketat demi Lindungi Konsumen
53 menit yang lalu
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
1 jam yang lalu
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
2 jam yang lalu
Infografis
China Boikot Uang Kripto...
China Boikot Uang Kripto dari Perbankan dan Perusahaan Pembayaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved