Kementeriaan BUMN pangkas anggaran Rp31,42 M
Senin, 12 Maret 2012 - 23:16 WIB
Kementeriaan BUMN pangkas anggaran Rp31,42 M
A
A
A
Sindonews.com - Dalam rapat kerja Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan Komisi VI DPR RI, anggaran kementerian akan dipangkas hingga Rp31,42 miliar. Pemangkasan ini bertujuan untuk penghematan anggaran di 2012.
Pemangkasan anggaran Kementerian BUMN tertuang dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (RAPBNP) 2012 menjadi sebesar 111.266 miliar. Dengan pemangkasan ini angka tersebut menunjukkan penghematan sebesar 22,02 persen atau Rp 31,4 miliar.
"Dalam APBN 2012 sebelumnya, dana anggaran Kementerian BUMN sebesar Rp142.683 miliar, dan melalui penghematan kita mengusulkan anggaran APBNP 2012 sebesar Rp111.266 miliar," ungkap Wakil Menteri BUMN Mahmudin Yasin saat melaksanakan Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI di Senayan, Jakarta, Senin (12/3/2012).
Dia menambahkan, Kementerian BUMN akan menghemat berdasarkan sisi program, dengan rincian pada pengurangan pagu diambil dari pos-pos sebagai berikut, pengurangan kegiatan rakor (rapat koordinasi), perjalanan dinas, dan belanja jasa konsultasi.
"Anggaran di pagu awal sendiri adalah Rp78.247 miliar kemudian dihemat dan menjadi Rp 73.664 miliar," jelasnya
Selanjutnya, berdasarkan Program Pembinaan BUMN yang terletak di lima deputi. Pertama Deputi Bidang Usaha Industri Primer dengan pagu perubahan menjadi Rp5,927 miliar. Kedua di Deputi Bidang Usaha Industri Strategis dan Manufaktur menjadi Rp5,021 miliar.
"Ketiga Deputi Bidang Usaha Infrastruktur dan Logistik menjadi Rp4.035 miliar, Deputi Bidang Usaha dan Jasa Rp5378 miliar, dan Deputi Bidang Restrukturisasi serta Perencanaan Strategis BUMN 17.241 miliar," pungkasnya.
Anggaran yang diusulkan tersebut, diakuinya sudah melalui pembahasan dengan Kementerian Keuangan.
Sebagai informasi penghematan ini juga dilakukan kementerian lain. Sejumlah Kementerian lain juga melakukan penghematan anggaran untuk mencari dana guna kompensasi ke masyarakat miskin seperti bantuan langsung tunai (BLT) pasca kenaikan harga BBM yang rencananya dilakukan April 2012 nanti. (ank)
Pemangkasan anggaran Kementerian BUMN tertuang dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (RAPBNP) 2012 menjadi sebesar 111.266 miliar. Dengan pemangkasan ini angka tersebut menunjukkan penghematan sebesar 22,02 persen atau Rp 31,4 miliar.
"Dalam APBN 2012 sebelumnya, dana anggaran Kementerian BUMN sebesar Rp142.683 miliar, dan melalui penghematan kita mengusulkan anggaran APBNP 2012 sebesar Rp111.266 miliar," ungkap Wakil Menteri BUMN Mahmudin Yasin saat melaksanakan Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI di Senayan, Jakarta, Senin (12/3/2012).
Dia menambahkan, Kementerian BUMN akan menghemat berdasarkan sisi program, dengan rincian pada pengurangan pagu diambil dari pos-pos sebagai berikut, pengurangan kegiatan rakor (rapat koordinasi), perjalanan dinas, dan belanja jasa konsultasi.
"Anggaran di pagu awal sendiri adalah Rp78.247 miliar kemudian dihemat dan menjadi Rp 73.664 miliar," jelasnya
Selanjutnya, berdasarkan Program Pembinaan BUMN yang terletak di lima deputi. Pertama Deputi Bidang Usaha Industri Primer dengan pagu perubahan menjadi Rp5,927 miliar. Kedua di Deputi Bidang Usaha Industri Strategis dan Manufaktur menjadi Rp5,021 miliar.
"Ketiga Deputi Bidang Usaha Infrastruktur dan Logistik menjadi Rp4.035 miliar, Deputi Bidang Usaha dan Jasa Rp5378 miliar, dan Deputi Bidang Restrukturisasi serta Perencanaan Strategis BUMN 17.241 miliar," pungkasnya.
Anggaran yang diusulkan tersebut, diakuinya sudah melalui pembahasan dengan Kementerian Keuangan.
Sebagai informasi penghematan ini juga dilakukan kementerian lain. Sejumlah Kementerian lain juga melakukan penghematan anggaran untuk mencari dana guna kompensasi ke masyarakat miskin seperti bantuan langsung tunai (BLT) pasca kenaikan harga BBM yang rencananya dilakukan April 2012 nanti. (ank)
()