Banyak maskapai lalai bayar iuran masyarakat

Kamis, 15 Maret 2012 - 14:34 WIB
Banyak maskapai lalai...
Banyak maskapai lalai bayar iuran masyarakat
A A A


Sindonews.com - PT Jasa Raharja mengakui ada beberapa maskapi penerbangan yang nakal dalam melakukan setoran dari pembayaran iuran masyarakat sebesar Rp5.000 per orang untuk setiap perjalanan transportasi udara.

Direktur Utama Jasa Raharja, Diding Anwar, cenderung tertutup dalam hal ini, ketika ditanya wartawan, dia hanya sebutkan beberapa nama maskapai penerbangan yang sebenarnya maskapai tersebut sudah tidak aktif lagi.

"Ada beberapa maskapai yang terlambat dan terganggu pembayarannya selama ini, seperti Adam Air. Kalau terjadi kenakalan, akan ada tim pengacara dari negara," ujar Diding saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (15/3/2012).

Dia juga tidak menyebutkan berapa angka yang tertunggak dari para maskapai tersebut. Akan tetapi, dia mengatakan tunggakkan itu dapat dicicil jika maskapai tidak sanggup untuk membayarnya.

Sekadar informasi, iuran masyarakat sebesar Rp5.000, merupakan iuran yang dibayarkan ketika masyarakat secara per orang melakukan perjalanan melalui transportasi udara. Dari pihak transportasi (maskapai) menyetorkan kembali ke PT Jasa Raharja (Persero) sebagai uang asuransi dan yang akan dipergunakan untuk membayar santunan jika terjadi kecelakaan. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
9 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Menolak Bayar...
Ukraina Menolak Bayar Utang Rp5.705 Triliun kepada AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved