Gudang pendingin ikan bernilai miliaran 'terlantar'

Kamis, 15 Maret 2012 - 21:01 WIB
Gudang pendingin ikan...
Gudang pendingin ikan bernilai miliaran 'terlantar'
A A A
Sindonews.com – Pemerintah kota (Pemko) Sibolga sejak tahun 2008 sampai sekarang tak kunjung dapat mengoperasionalkan Cold Storage (gudang pendingin ikan) yang dibangun bernilai hampir Rp1 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran (TA) 2008 yang terletak di jalan Mojopahit, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga.

Dinas terkait dalam hal ini Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi (Perindagkop) dan UKM Pemko Sibolga belum dapat dimintai keterangannya secara resmi terkait keberadaan Cold Storage tersebut. Sementara, komponen pendingin ikan itu sangat penting untuk menjaga kekosongan ikan dan stabilitas harga ikan dipasaran kota Sibolga secara khususnya.

“Pak Kadis dan Sekretaris Disperindag belum masuk kantor. Sementara yang membidangi Industri, juga tidak ada terlihat di kantor ini,” kata salah seorang staf Disperindag di kantor Disperindag di jalan FL.Tobing, Sibolga, Kamis (15/3/2012).

Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Masyarakat (Humasy) Pemko Sibolga Srasamaluddin yang dikonfirmasi melalui telepon selular mengaku kurang mengetahui keberadaan Cold Storage yang tak kunjung dapat dioperasionalkan tersebut. “Saya belum tahu tentang itu, nanti saya telepon dulu instansi terkait, ya,” tutur Srasamaluddin yang belum sebulan menjabat sebagai Kabag Humas Pemko Sibolga ini.

Sebelumnya, warga mempertanyakan kenapa alat pendingin ikan tersebut tak kunjung dapat dioperasionalkan oleh Pemko Sibolga. Padahal, alat tersebut telah ada kurang lebih sejak empat tahun lalu.

“Apa yang salah dengan alat itu, kenapa Pemko Sibolga seperti menyia-nyiakannya atau belum memfungsikannya,” kata Aktivis Lembaga Swadaya masyarakat (LSM) Kupas–Tumpas Sibolga dan Tapteng, Makmur Pakpahan.

Berdasarkan pantauan, bangunan Cold Storage tersebut terlihat belum rampung dibangun. Serta masih membutuhkan penanganan lainnya bahkan sisa–sisa bahan bangunan masih tergeletak semrawut di luar gedung. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
6 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
6 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
7 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
7 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
Oarfish, Ikan Kiamat...
Oarfish, Ikan Kiamat yang Dikaitkan dengan Bencana Alam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved