Dana talangan pedagang pasar Turi tak bisa cair

Jum'at, 16 Maret 2012 - 13:53 WIB
Dana talangan pedagang...
Dana talangan pedagang pasar Turi tak bisa cair
A A A


Sindonews.com
- Dana talangan bagi pedagang Pasar Turi untuk pembayaran uang pengikat stan baru tak dicairkan Pemkot. Dana itu dianggap sia-sia karena pengunaan pada pedagang tak jelas.

Asisten II Muhlas Udin mengatakan, pencairan anggaran talangan sulit dilakukan. Mekanisme yang dilakukan seperti dana hibah. Setelah ada pengajuan dari pemkot baru bisa diajukan ke dewan.

“Tapi itu baru bisa dicairkan tahun depan. Kan terlalu lama, tapi mekanismenya memang harus seperti itu,” ujar Muhlas, Jumat (16/3/2012).

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menambahkan, ada dua kelompok pedagang yang mendatanginya untuk kepastian dana talangan. Tapi ada juga pedagang yang tak mau dana talangan dicairkan. Alasan mereka, dana talangan itu tak akan tepat sasaran.

“Katanya ada satu pedagang tapi punya banyak stan. Nama stan memang diberikan pada keluarganya, sehingga pendeteksian semakin sulit,” ujar Risma.

Wali Kota perempuan pertama di Kota Pahlawan itu melanjutkan, untuk proses pengangsuran stan, pihaknya memang terus membantu dengan pengajuan kredit ke bank. Buku stan pedagang langsung kita jadikan jaminan pada pihak bank. “Saat ini sudah ada 700 pedagang yang daftar ke stan baru Pasar Turi,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga sedang melakukan upaya untuk pembebasan biaya pajak pertambahan nilai (PPN) pada pedagang. Rencananya, hari ini (kemarin, red) Risma bertemu dengan Dirjen Pajak untuk pembebasan PPN bagi pedagang. “Saya tak mau pedagang yang sudah kesusahan masih dikenai pajak,” katanya.

Selain itu, Risma juga mengupayakan adanya biaya pembinaan bagi pedagang. Pihaknya ingin bertemu pejabat di Kementrian Koperasi untuk mencairkan dana pembinaan bagi pedagang Pasar Turi.

“Kebetulan saya dalam beberapa hari ke depan akan ke Jakarta. Jadi sekalian mampir ke Kementrian Koperasi untuk membahas masalah pembinaan itu,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Pemulihan Pasca Kebakaran (TPPK) Kho Ping mengaku sudah bertemu dengan Wali Kota. Dalam pertemuan tersebut memang membahas dana talangan. Persoalannya, mekanisme dana talangan itu belum jelas sampai sekarang. “Pendaftaran bagaimana dan cara pencairan tak jelas,” katanya.

Dana talangan, katanya, sangat diperlukan. Saat ini ada 1.500 pedagang yang kini jatuh miskin. Dengan dana talangan itu, para pedagang bisa daftar ke stan baru Pasar Turi. “Mereka juga punya hak untuk mendaftar,” katanya.

Untuk buku stan, ada banyak pedagang yang terbakar. Tapi ada surat laporan dari kepolisian sebagai bukti. “Tapi nyatanya tak bisa mendaftar. Ada juga buku stan yang tak sesuai KTP, dulu ada yang belum melakukan balik nama,” jelasnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved