Uang muka KPR semakin mahal

Jum'at, 16 Maret 2012 - 19:40 WIB
Uang muka KPR semakin...
Uang muka KPR semakin mahal
A A A
Sindonews.com - Besaran Down Payment (DP) yang wajib dibayarkan dalam proses pengajuan kredit kepemilikan rumah (KPR) semakin tinggi. Hal ini menyusul ketetapan Bank Indonesia yang memutuskan rasio Loan To Value (LTV) yang dapat diberikan oleh pihak bank terhadap nilai agunan pada saat awal pemberian kredit, maksimal 70 persen.

Keputusan ini resmi tertuang dalam Surat Edaran Bank Indonesia (BI) No.14/10/DPNP tanggal 15 Maret 2012 tentang Penerapan Manajemen Risiko pada Bank yang Melakukan Pemberian Kredit Pemilikan Rumah dan Kredit Kendaraan Bermotor yang diterbitkan Bank Indonesia hari ini, Jumat (16/3/2012).

Ruang lingkup KPR yang dimaksud meliputi kredit konsumsi kepemilikan rumah tinggal, termasuk rumah susun atau apartemen, namun tidak termasuk rumah kantor dan rumah toko dengan tipe bangunan lebih dari 70 meter persegi (m2) dan KPR dalam rangka pelaksanaan program perumahan pemerintah.

"LTV atau DP yang dipersyaratkan dihitung berdasarkan nilai perikatan agunan. Besaran LTV untuk KPR akan disesuaikan dari waktu ke waktu dengan memperhatikan kondisi perekonomian terkini," seperti dikutip dari pers rilis Bank Indonesia.

Berdasarkan ketetapan BI tersebut, maka tentu saja berimbas pada besaran tanggungan masyarakat terutama yang ingin mengajukan KPR dengan pendapatan yang tidak besar.

Sebagai contoh ilustrasi, misalkan harga rumah yang diajukan KPR-nya senilai Rp100 juta maka, pihak pengaju kredit wajib membayar sebesar Rp30 juta dan bank memberikan agunan di awal sejumlah Rp70 juta. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
6 jam yang lalu
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
6 jam yang lalu
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
7 jam yang lalu
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
7 jam yang lalu
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
7 jam yang lalu
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
7 jam yang lalu
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved