Harga BBM boleh naik, pupuk & obat jangan

Minggu, 18 Maret 2012 - 16:55 WIB
Harga BBM boleh naik,...
Harga BBM boleh naik, pupuk & obat jangan
A A A
Sindonews.com - Meski harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi akan naik namun Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan 'mewanti-wanti' agar harga pupuk dan obat-obatan tidak ikut naik.

"Saya sudah instruksikan kepada Pabrik Pupuk dan Obat-obatan milik BUMN untuk tidak menaikkan harga. Karena akan sangat membebani rakyat. Pokoknya semua yang diproduksi BUMN tidak boleh naik. Hanya minyak sawit yang diekspor ke luar negeri kalau mau naik, naik saja," kata Dahlan usai kunjungannya di Pondok Pesantren Al-Aziziyah, Denanyar, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (18/3/2012).

Menurutnya, dampak kenaikan BBM itu tentunya sangat berimbas bagi semua lini. Bahkan, rakyat pun harus ikut merasakan dampak tersebut. Dengan tidak menaikkan harga pupuk dan obat-obatan itu tentunya mengiringi Tarif Dasar Listrik (TDL) yang juga dipastikan tidak naik.

Dahlan juga menyebutkan dengan tidak menaikkan harga Pupuk dan Obat-obatan itu tentunya BUMN tidak mengalami kerugian. Hanya saja masih terpengaruh terhadap labanya saja. "Tidak akan rugi kok. Paling hanya labanya yang turun sedikit," ujarnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, kenaikan harga BBM ini tidak dapat dihindari. Siapapun persidennya pasti akan menaikkan harga BBM. Karena memang terpengharuh oleh harga minyak dunia. "Seharusnya jangan demo ke Presiden SBY tapi demonya ke Presiden Obama," cetusnya.

Solusinya saat ini adalah mengajak agar masyarakat tidak bergantung kepada BBM. Ia mengusulkan untuk membuat pabrik mobil dan motor listrik.

Saat ini ribuan motor dan mobil diproduksi tapi masih menggunakan BBM tentunya hal itu akan berpengaruh. Untuk tahap awal
pembangunanp pabrik itu membutuhkan nilai investasi sebesar Rp5 triliun.

"Untuk lokasi yang masih dipertimbangkan adalah PT KAI Madiun, Texmaco. Mungkin Pabrik Mobil Timor masih bisa digunakan. Itu masih kita pertimbangkan," jelasnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
44 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
59 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved