Pemerintah tunjuk BUMN produksi mobil listrik

Senin, 19 Maret 2012 - 10:06 WIB
Pemerintah tunjuk BUMN...
Pemerintah tunjuk BUMN produksi mobil listrik
A A A
Sindonews.com – Pemerintah akan memproduksi mobil bertenaga listrik sebagai alternatif penghematan bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Menteri BUMN Dahlan Iskan mengatakan, pemerintah tengah mempertimbangkan memproduksi mobil bertenaga listrik dalam jumlah besar.

Rencana tersebut saat ini masih dalam proses penjajakan seperti penentuan keterlibatan pelaku industri strategis lain dengan kemampuan memproduksi mobil. ”Kita akan membahas dan menentukan rencana ke depan untuk produksi mobil listrik,” ujar Dahlan Iskan di Institut Teknologi Bandung (ITB), Jalan Tamansari, Kota Bandung, akhir pekan lalu.

Menurut dia, sejumlah kendala masih menjadi penghalang memproduksi mobil listrik nasional di antaranya kesiapan suku cadang dalam negeri.

Suku cadang tersebut diharapkan tidak mengadopsi suku cadang mobil yang sudah ada. Namun, memanfaatkan produk mobil dalam negeri yang telah siap pakai. Misalnya menggunakan rangka mobil Timor atau mobil Esemka yang diubah menjadi tenaga listrik. ”Lebih aman menggunakan mobil produksi dalam negeri, karena kalau menggunakan rangka bekas mobil buatan pabrikan dikhawatirkan memunculkan masalah di kemudian hari,” ucapnya.

Kendati pemerintah belum mengambil keputusan atas rencana tersebut, dia berkeyakinan dalam dua bulan ke depan akan ada contoh mobil listrik buatan dalam negeri. Menurut Dahlan, keputusan mengembangkan mobil listrik sebagai alternatif mengurangi konsumsi BBM di dalam negeri. Penggunaan mobil listrik bertenaga baterai justru akan memaksimalkan penggunaan listrik pada jam-jam tertentu terbuang sia-sia.

”Beban listrik sekarang kacau, terutama malam hari. Penggunaan mobil listrik diharapkan mampu memanfaatkan listrik yang terbuang pada jam-jam tertentu. Misalnya proses pengecasan dilakukan malam hari saat konsumsi listrik berkurang. Dengan begitu, beban listrik akan cenderung stabil,”paparnya.

Deputi Bidang Usaha Infrastruktur dan Logistik Kementerian BUMN Sumaryanto Widayatin menambahkan produksi mobil listrik bisa melibatkan sejumlah BUMN terkait. Seperti PT Inti, PT LEN, PT Pindad,dan PT Inka.BUMN tersebut bisa mengambil peran berdasarkan kemampuan dan spesifikasi di bidangnya. ”Sekarang masalahnya,kapan rencana ini kita realisasikan dan masuk production line,” ucapnya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
43 menit yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
45 menit yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
1 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
2 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
2 jam yang lalu
Infografis
8 Mobil Terkencang 2025,...
8 Mobil Terkencang 2025, Tenaganya Tembus 2.107 HP!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved