Indonesia bisa surplus gula tahun Ini

Selasa, 20 Maret 2012 - 10:15 WIB
Indonesia bisa surplus...
Indonesia bisa surplus gula tahun Ini
A A A
Sindonews.com – Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mencatat, Indonesia sudah bisa mengalami surplus gula sepanjang 2012, jika produksi gula berbasis tebu dan gula rafinasi digabung.

Kepala Bappebti Syahrul R Sempurnajaya menyebutkan,total produksi gula rafinasi dan gula berbasis tebu pada 2008 saja sudah mencapai 4,6 juta ton. “Proyeksi tahun ini kita sudah menghasilkan 2,7– 2,8 juta ton untuk gula berbasis tebu. Sedangkan,untuk raw sugarsekitar 1,5 juta ton,” kata Syahrul dalam keterangan tertulisnya di Jakarta kemarin.

Sejauh ini, lanjut dia, Indonesia memiliki carry over stock yang cukup besar seperti tahun lalu. Namun, harus diperhatikan periode Januari–Juni yang tidak ada masa giling sehingga tidak ada produksi dalam negeri.“ Dalam kondisi seperti itu, pemerintah akan menghabiskan stok yang sudah ada dan menggunakan produksi dari rafinasi,”jelasnya.

Sementara, Wakil Ketua Tim Komisi VI DPR untuk program swasembada gula Arya Bima mengatakan, untuk tahun 2012 dianggarkan dana sebesar Rp250 miliar untuk revitalisasi 51 pabrik gula di bawah PT Perkebunan Nusantara IX.

Dia mengatakan, pada 2014 pemerintah dan DPR sepakat harus sudah masuk pada swasembada gula.Namun,syaratnya swasembada berbasis on farm, yakni ketersediaan pasokan bahan baku tebu. “Kalau itu bisa dilakukan, maka petani akan menikmati hasilnya dan menjadi sejahtera. Sebab, mereka tulang punggung peningkatan produksi gula,”katanya.

Untuk meningkatkan produksi, lanjut dia, ada kesepakatan antara pemerintah dan DPR untuk menambah areal tanam (lahan) sekitar 300 ribu hektare di Pulau Jawa, Lampung, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Sulawesi.

DPR, lanjutnya, sudah menyetujui anggaran revitalisasi 51 pabrik gula milik PTPN IX, dengan menambah alat produksi dan memaksimalkan kapasitas produksi. Menurut dia, kebutuhan untuk gula konsumsi dalam negeri mencapai 2,7 juta ton dan gula industri 3 juta ton.

Karena masih kurang sekitar 300 ribu ton, maka akhirnya pemerintah masih mengimpor gula dari luar yang kadang harganya sangat tinggi.Namun, di sisi lain, harga gula dalam negeri yang terus meningkat diharapkan mampu menumbuhkan minat petani untuk menanam tebu.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
6 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
6 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
6 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
7 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA...
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved