6.000 buruh Tangerang terancam nganggur

Rabu, 21 Maret 2012 - 09:43 WIB
6.000 buruh Tangerang...
6.000 buruh Tangerang terancam nganggur
A A A
Sindonews.com - Rencana pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada April mendatang dipastikan akan berpengaruh besar terhadap kelangsungan hidup para buruh. Pasalnya kenaikan tersebut dipastikan bakal memaksa industri tekstil dan sepatu yang ada di Kabupaten Tangerang melakukan efesiensi.

Dampak dari efisiensi inilah yang nantinya bakal menelurkan pengangguran baru dan akan membebani pemerintah sendiri.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang, Heri Heryanto memprediksi, sedikitnya sekitar 6.000 buruh pabrik sepatu dan tekstil di wilayah itu terancam kehilangan pekerjaan akibat efisiensi yang dilakukan perusahaan guna menekan biaya produksi pasca kenaikan harga BBM.

"Saat ini perusahaan tengah dihadapkan dengan kewajiban membayar kenaikan UMK 2012 yang dianggapnya memberatkan, kini mereka kembali dihadapkan dengan rencana kenaikan BBM yang pasti berpengaruh pada ongkos produksi," terang Heri, di Tangerang, Rabu (21/3/2012).

Dengan beban yang cukup berat ini, Heri memperkirakan akan terjadi PHK masal, sehingga menambah jumlah pengangguran yang kini ada sekitar 201.956 orang.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Kabupaten Tangerang, Andi Laurus membenarkan soal kemungkinan terjadinya PHK massal buruh oleh puluhan perusahaan tekstil dan sepatu tersebut bila BBM jadi dinaikkan oleh pemerintah.

"Satu-satunya cara bagi pengusaha agar tetap bisa bertahan menghadapi kondisi ini adalah dengan efisiensi," singkatnya. (ank)

()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
45 menit yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
1 jam yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
1 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
12 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
12 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
13 jam yang lalu
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved