Tempe siap goes internasional

Rabu, 21 Maret 2012 - 13:42 WIB
Tempe siap goes internasional
Tempe siap goes internasional
A A A
Sindonews.com - Tempe saat ini makin booming bahkan mendunia. Produk makanan asli Indonesia ini akhirnya disetujui menjadi new work of standard regional codex pada sidang codex alimentarius commission (CAS) ke 34 di Jenewa Swiss pada 4-9 juli 2011, setelah sebelumnya direview sidang executive committe ke 65 di swiss tanggal 28 juni-1 juli 2011.

"Karena tempe berasal dari Indonesia maka sangat logis jika Indonesia terus mendukung upaya penyusunan standar tempe di forum internasional," kata Kepala Badan Standarisasi Nasional (BSN), Bambang Setiadi usai menghadiri Ulang tahun ke 15 BSN di Balai Sarbini, Rabu (21/3/2012).

Menurut Bambang, dengan disetujuinya Tempe sebagai new work of standard regional codex, maka Indonesia mempunyai kesempatan untuk menyusun standar tersebut dengan memperhatikan kepentingan dan kemampuan industri nasional, serta mengacu kepada Standar Nasional Indonesia (SNI) yang telah kita miliki. "Indonesia telah memiliki pengalaman ketika kita mengembangkan standar mi instan," ujar Bambang.

Dengan sejarah panjang yang diupayakan BSN, perjuangan mengusulkan tempe menjadi bagian dari industri pangan dunia adalah puncak dari keberhasilan bagi seluruh industri tempe nasional.

Data menunjukkan industri tempe di Indonesia saat ini melibatkan 32.171 jumlah usaha, dengan jumlah tenaga kerja mencapai 83.352 orang, nilai bahan baku dan bahan pembantu Rp 54,9 triliun, nilai produksi Rp92,3 triliun dan nilai tambahnya mencapai Rp37,3 triliun.

Sementara itu dalam rangka menyambut HUT ke 15, BSN menyelenggarakan serangkaian kegiatan yang mengangkat tema "Tempe goes internasional". Pada HUT kali ini akan diselenggarakan rangkaian acara pameran produk tempe dan olahannya, pameran foto, serta seminar di Plaza Semanggi pada 21-22 Maret 2012. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
5 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
5 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
7 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved