Iweala minta pemilihan yang adil

Selasa, 27 Maret 2012 - 11:31 WIB
Iweala minta pemilihan...
Iweala minta pemilihan yang adil
A A A


Sindonews.com - Setelah dicalonkan menjadi kandidat Presiden Bank Dunia pekan lalu, Menteri Koordinator Perekonomian Nigeria Ngozi Okonjo-Iweala mengatakan, negara berkembang harus diberikan kesempatan yang adil di berbagai lembaga keuangan internasional.

Hal tersebut perlu diakomodasi karena jika tidak, bukan mustahil negara berkembang akan mencari jalan lain dengan caranya sendiri dalam berkontribusi terhadap sistem keuangan internasional.

”Keseimbangan kekuatan di dunia telah bergeser dan negara berkembang memberikan kontribusi lebih banyak sebesar 50% untuk pertumbuhan ekonomi global sehingga perlu diberikan kesempatan kedudukan di institusi keuangan internasional,” ujar Iweala dalam pernyataan resminya dikutip Reuters, Senin 26 Maret 2012.

Seperti diketahui, saat ini posisi Presiden bank Dunia tengah diperebutkan untuk kali pertama dengan mayoritas kandidat dari negara berkembang. Okonjo-Iweala yang dinominasikan oleh Afrika Selatan akan bersaing dengan kandidat yang diajukan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama yakni seorang dokter keturunan Korea Jim Yong Kim dan Profesor di Colombia University, New York, Jose Antonio Ocampo, yang dicalonkan Brasil.

Sebelumnya negara berkembang telah berusaha menggunakan pengaruh pertumbuhan ekonominya guna menghentikan perjanjian tidak tertulis antara AS dan Eropa. Perjanjian itu menyebutkan tentang kepemimpinan Bank Dunia oleh orang AS dan Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) oleh orang Eropa.

”Kami tak meminta AS untuk tidak bersaing, kami hanya meminta kandidat Presiden Bank Dunia didasarkan pada jasa-jasanya,” papar Okonjo-Iweala.

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Timothy Geithner sebelumnya mengatakan, calon Presiden Bank Dunia dari AS, Jim Yong Kim, diprediksi mendapatkan dukungan yang luas dari dunia internasional dibandingkan kandidat dari negara berkembang.

”Presiden Obama mencari kandidat yang mampu memimpin dan mendapat dukungan luas di seluruh dunia, hal tersebut sangat penting karena kami tidak membuat keputusan ini sendiri,” ujar Geithner. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
16 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
1 jam yang lalu
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
1 jam yang lalu
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
2 jam yang lalu
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
3 jam yang lalu
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved