LTV naik, target kredit Danamon tidak turun

Selasa, 27 Maret 2012 - 14:13 WIB
LTV naik, target kredit...
LTV naik, target kredit Danamon tidak turun
A A A


Sindonews.com - PT Bank Danamon Indonesia Tbk tidak akan menurunkan target penyaluran kredit yang sudah ditetapkan untuk tahun 2012 seiring dengan diterbitkannya surat edaran Bank Indonesia tentang Loan To Value (LTV).

"Kita tidak panik intinya dan juga tidak akan menurunkan target penyaluran kredit," ungkap Direktur Keuangan Vera Eve Lim saat ditemui usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank Danamon di Hotel JW Marriot, Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (27/3/2012).

Kebijakan tersebut, menurut Vera, merupakan hal yang positif. Karena hal itu bertujuan untuk mengontrol manajemen resiko kedepan. "Karena ini keputusan yang positif, sejauh ini kita juga akan menanggapi dengan positif. Karena memang perlu ada rambu-rambu untuk menjaga kualitas penyaluran," jelasnya.

Akan tetapi, menurut Vera, dengan diterbitkannya aturan tersebut, tetap akan memiliki dampak. "Berapa dampaknya nanti, kita belum menghitung. Kan baru satu minggu, jadi memang butuh hitung-hitungan lagi. Tapi dampaknya temporary, kita masih pelajari. Yang penting kondisi ekonomi kondusif," paparnya.

Sebelumnya, Bank Indonesia mengeluarkan Surat Edaran BI No.14/10/DPNP tanggal 15 Maret 2012 tentang Penerapan Manajemen Risiko pada Bank yang Melakukan Pemberian Kredit Pemilikan Rumah dan Kredit Kendaraan Bermotor.

Dalam kententuan tersebut, ditetapkan DP bagi KKB untuk roda dua minimal sebesar 25 persen, roda empat minimal 30 persen, dan roda empat atau lebih untuk keperluan produktif minimal DP 20 persen.

Adapun kendaraan roda empat yang masuk dalam keperluan produktf sesuai pengaturan adalah, bila kendaraan angkutan orang atau barang tersebut memiliki izin yang dikeluarkan oleh pihak berwenang untuk melakukan kegiatan usaha tertentu, atau diajukan oleh perorangan atau badan hukum yang memiliki izin usaha tertentu yang dikeluarkan oleh pihak berwenang dan digunakan untuk mendukung kegiatan operasional dari usaha yang dimiliki. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved