Konversi BBM lambat penyebab subsidi PLN bengkak

Selasa, 27 Maret 2012 - 14:48 WIB
Konversi BBM lambat...
Konversi BBM lambat penyebab subsidi PLN bengkak
A A A
Sindonews.com - Terlambatnya langkah melakukan konversi minyak ke gas untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), dinilai menjadi penyebab perusahaan PT PLN (Persero) meminta subsidi listrik yang besar hingga Rp93 triliun seperti yang diajukan dalam APBNP 2012.

"PLN terlambat melakukan konversi BBM ke gas, padahal PLTU milik PLN sejak zaman Soeharto sudah dirancang dengan sistem double fire yang memungkinkan menggunakan dua bahan bakar, minyak dan gas," demikian diungkapkan ekonom Iman Sugema ketika menemui wartawan di kantor EC-Think, kawasan Kebayoran, Jakarta, Selasa (27/3/2012).

Sebelumnya, di dalam APBNP 2012, PLN mengajukan subsidi listrik sebesar Rp93 triliun dari angka sebelumnya Rp48 triliun. Namun, DPR hanya mengesahkan subsidi listrik bagi PLN tahun ini sebesar Rp65 triliun.

Menurut Iman, PLN bisa saja langsung menggunakan bahan bakar gas ketimbang terus menggunakan minyak di pembangkitnya. Namun, PLN tidak melakukannya karena margin PLN jika tetap menggunakan minyak lebih besar.

"Ini bukan masalah enggak bisa tetapi enggak mau. Kalau tidak ada gas, PLN kan bisa impor gas, tetapi dia enggak mau," lanjut dia.

Seperti diketahui DPR dan Pemerintah sebelumnya menyepakati besaran subsidi listrik dalam RAPBNP 2012 sebesar Rp64,97 triliun atau tambahan sebesar Rp24,52 triliun. Angka ini berbeda dengan dua opsi subsidi yang diajukan sebelumnya sebesar Rp83,45 triliun dan Rp80,45 triliun.

"Hari ini kita menyepakati telah menyepakati dua asumsi makro di bidang energi, subsidi listrik sebesar Rp64,97 triliun atau tambahan sebesar Rp24,52 triliun," ungkap Menteri ESDM Jero Wacik dalam rapat dengan komisi VII.

Hingga akhirnya pada rapat antara Badan Anggaran DPR RI dan Pemerintah, disepakati subsidi listrik sebesar Rp65 triliun dan cadangan risiko untuk listrik sebesar Rp23 triliun. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
53 menit yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
1 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
1 jam yang lalu
Klarifikasi Purbaya...
Klarifikasi Purbaya soal Isu Mundur: Sebagian Informasinya Betul, Sebagian Salah
1 jam yang lalu
Infografis
Mengenal Stroke, Penyebab...
Mengenal Stroke, Penyebab Suami Najwa Shihab Meninggal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved