Telkomsel-BNI kelola e-Money T-Cash

Rabu, 28 Maret 2012 - 14:45 WIB
Telkomsel-BNI kelola...
Telkomsel-BNI kelola e-Money T-Cash
A A A


Sindonews.com - PT Telkomsel bekerja sama dengan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mengelola uang elektronik e-money T-Cash yang juga salah satu fasilitas dari Telkomsel.

"Kerja sama ini menunjukkan keseriusan bahwa di antara Telkomsel dengan BNI ini merupakan kolaborasi industri telekomunikasi dengan industri perbankan dalam hal pengisian saldo (cash in) di ATM BNI," ujar Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno, di Gedung BNI, Jakarta, Rabu (28/3/2012).

Pengisian saldo untuk T-Cash pelanggan di ATM BNI, dapat mencapai nominal Rp5 juta dengan tarif Rp5.000 per transaksinya, sesuai dengan tarif transfer uang antarbank yang akan dituju.

Pengisian saldo di ATM BNI merupakan pelengkap pengisian saldo T-Cash yang telah ada, yaitu di GraPARI, GraPARI Kios (GeraiHALO), Indomaret, dan Akses plus BPR KS. Telkomsel menyediakan T-cash untuk transaksi perdagangan baik melalui online ataupun offline.

"Sinergi ini adalah bagian dari penggabungan potensi dan kompetensi masing-masing perusahaan untuk memberikan nilai tambah kepada customer. Antara BNI dan Telkomsel memiliki basis nasabah dan pelanggan yang jumlahnya sangat besar untuk digali potensi bisnisnya," ungkap Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo.

Secara offline, pelanggan dapat menggunakan SIM card yang berisi sejumlah nilai uang, untuk digunakan saat melakukan transaksi pada sejumlah merchant yang telah bekerja sama dengan Telkomsel. Untuk online, layanan ini dapat dinikmati melalui USSD sehingga Anda tidak perlu membawa uang tunai saat melakukan pembelian. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
25 menit yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
6 Alasan Mohamed bin...
6 Alasan Mohamed bin Zayed Investasi Rp532,6 T untuk Ras Al Hekma Mesir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved