PLN & PGN ditawari 49% saham INTI

Jum'at, 30 Maret 2012 - 18:19 WIB
PLN & PGN ditawari 49%...
PLN & PGN ditawari 49% saham INTI
A A A


Sindonews.com - PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) berencana menjual 49 persen sahamnya dengan nominal saham Rp1 juta per lembar saham. Adapun penjualan saham ini, akan dilakukan dengan menggunakan metode strategic sales.

Keputusan itu dilakukan sesuai dengan Keputusan Menko Bidang Perekonomian Nomor KEP-06/M.EKON/01/2012 tentang pelepasan saham kepada BUMN dengan bidang yang sejenis.

Meski berencana melepas sahamnya, Direktur Utama PT INTI Irfan Setia Putra belum bisa mengungkapkan dengan pasti pihak mana saja yang akan membelinya. "Saya belum memastikan siapa yang akan membeli, bisa jadi PLN atau PGN," ungkap dia kala ditemui saat Press Gathering INTI 2012, di Kantor Pusat PT INTI, Bandung, Jumat (30/3/2012).

Dalam acara dengan melakukan privatisasi, PT INTI berharap bisa menggunakan dana tersebut untuk mengeluarkan smartphone dan tablet yang harganya dapat bersaing dengan produk lainnya. "Untuk smarthphone, PT INTI akan menjual seharga Rp3 juta. Sedangkan untuk tablet akan dijual Rp700 ribu yang bekerja sama dengan IMO," tukas dia.

Sekadar informasi, PT INTI adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengelola bisnis telekomunikasi.

Sejak 2009, INTI melakukan perubahan orientasi bisnis dari yang semula berbasis pure manufacture menjadi sebuah industri yang berbasis solusi kesisteman, khususnya dalam bidang sistem infokom dan integrasi teknologi.

PT INTI diketahui berencana untuk melepaskan 49 persen saham negara kepada BUMN lain melalui mekanisme strategi sale (penjualan strategis). Melalui penjualan strategis tersebut, INTI diharapkan dapat meraup dana sebesar Rp332,5 miliar. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
3 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
Saham GOTO Malah Anjlok...
Saham GOTO Malah Anjlok setelah Diguyur TikTok Rp23 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved