Inflasi pedesaan Aceh runner-up di Sumatera
Senin, 02 April 2012 - 18:17 WIB
Inflasi pedesaan Aceh runner-up di Sumatera
A
A
A
Sindonews.com – Provinsi Aceh mengalami inflasi pedesaan sebesar 0,44 persen pada Maret 2012. Inflasi disebabkan adanya kenaikan harga kebutuhan rumah tangga, khususnya enam kelompok komoditas di pedesaan. Kenaikan harga ini diakui pengaruh dari isu rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Syeh Suhaimi mengatakan, dari 10 Provinsi yang dihitung indeks konsumsi rumah tangga (IKRT) pedesaan di Pulau Sumatera, Aceh tercatat sebagai provinsi dengan angka inflasi pedesaan tertinggi kedua di pulau Andalas.
“Dari 10 provinsi di Sumatera yang dilaporkan pada Maret 2012, delapan provinsi terjadi inflasi di pedesaan. Inflasi tertinggi di Sumatera Utara 0,45 persen, disusul Aceh sebesar 0,44 persen,” katanya di Banda Aceh, Senin (2/4/2012).
Menurut Suhaimi, pada bulan lalu, enam kelompok komoditas yaitu bahan makanan, perumahan, sandang, kesehatan dan makanan jadi mengalami kenaikan harga di pedesaan. Masing-masing naik 0,60 persen, 0,48 persen, 0,26 persen, 0,24 persen dan 0,21 persen.
Inflasi pedesaan di Aceh juga disebabkan atas terjadi perubahan IKRT di pedesaan dari 133,04 pada Februari 2012 menjadi 133,62 pada Maret lalu.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Syeh Suhaimi mengatakan, dari 10 Provinsi yang dihitung indeks konsumsi rumah tangga (IKRT) pedesaan di Pulau Sumatera, Aceh tercatat sebagai provinsi dengan angka inflasi pedesaan tertinggi kedua di pulau Andalas.
“Dari 10 provinsi di Sumatera yang dilaporkan pada Maret 2012, delapan provinsi terjadi inflasi di pedesaan. Inflasi tertinggi di Sumatera Utara 0,45 persen, disusul Aceh sebesar 0,44 persen,” katanya di Banda Aceh, Senin (2/4/2012).
Menurut Suhaimi, pada bulan lalu, enam kelompok komoditas yaitu bahan makanan, perumahan, sandang, kesehatan dan makanan jadi mengalami kenaikan harga di pedesaan. Masing-masing naik 0,60 persen, 0,48 persen, 0,26 persen, 0,24 persen dan 0,21 persen.
Inflasi pedesaan di Aceh juga disebabkan atas terjadi perubahan IKRT di pedesaan dari 133,04 pada Februari 2012 menjadi 133,62 pada Maret lalu.
()