Pemerintah harus lindungi & penuhi hak nelayan

Jum'at, 06 April 2012 - 17:05 WIB
Pemerintah harus lindungi...
Pemerintah harus lindungi & penuhi hak nelayan
A A A
Sindonews.com - Dalam rangka peringatan Hari Nelayan Nasional yang tepat jatuh pada hari ini, Serikat Nelayan Indonesia (SNI) memberikan tuntutan kepada Pemerintah khususnya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan DPR RI.

Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Serikat Nelayan Indonesia (DPP SNI) Budi Laksana menyebutkan beberapa tuntutan, diantaranya adalah pemerintah harus menghormati, melindungi, dan memenuhi hak-hak nelayan tradisional.

"Hal paling utama adalah perlunya peraturan yang mengakui dan menjamin hak atau akses bagi nelayan tradisional," ungkap Budi dalam keterangan tertulisnya kepada Sindonews di Jakarta, Jumat (6/4/2012).

Kemudian secara tegas, dikatakan Budi, adalah penolakan rencana Pemerintah atas kenaikan bahan bakar minyak (BBM), hentikan privatisasi wilayah pesisir dan laut dan hentikan penggunaan alat tangkap yang merusak.

"Berikan rasa aman bagi nelayan bagi nelayan tradisional di wilayah perbatasan dan wilayah Republik Indonesia dan menangkap dan mengadili mafia perikanan," tambahnya.

Tuntutan terakhir yang dilontarkan SNI adalah pemberian subsidi BBM dan jaminan kehidupan yang layak bagi keluarga nelayan tradisional.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
34 menit yang lalu
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
1 jam yang lalu
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
3 jam yang lalu
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
4 jam yang lalu
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
5 jam yang lalu
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
14 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved