Bank Panin patok pertumbuhan kredit 25%

Senin, 09 April 2012 - 15:06 WIB
Bank Panin patok pertumbuhan...
Bank Panin patok pertumbuhan kredit 25%
A A A
Sindonews.com - PT Bank Pan Indonesia Tbk (Bank Panin) mematok pertumbuhan kredit 20-25 persen menjadi Rp94,68 triliun tahun ini. Perseroan akan fokus pada sektor konsumer dan komersial atau usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Lending growth (pertumbuhan kredit) tahun ini 20-25 persen," ungkap Direktur Financial Institution and International Bank Panin Hendrawan Danusaputra saat ditemui di kantornya, Jakarta, Senin (9/4/2012).

Pada 2011, total kredit yang telah disalurkan perseroan mencapai Rp75,74 triliun, meningkat 26,7 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp59,8 triliun.

Sementara untuk dana pihak ketiga (DPK) naik 13,9 persen dari Rp75,28 triliun menjadi Rp85,74 triliun. Perseroan mematok pertumbuhan 15 persen untuk DPK, mencapai Rp98,61 triliun pada 2012, dibanding posisi akhir tahun sebelumnya.

Pada 2011, perseroan mencatat kucuran kredit di sektor komersial tumbuh 30 persen menjadi Rp28,1 triliun. Bila ditambah dengan kredit konsumer, kucuran kredit kepada segmen ritel tersebut mencapai 67 persen dari total kredit, atau sebesar Rp50,74 triliun, sementara sisanya merupakan kredit korporasi.

"UMKM itu paling banyak di sektor perdagangan dan distributor. Ini paling besar memang di perdagangan dan distributor, karena marketnya paling enak, semua sektor ada pedagang dan distributornya. Jadi itu yang ditargetkan," kata Direktur Commercial Bank Panin Edy Heryanto.

Sementara untuk rasio pinjaman terhadap simpanan (loan to deposit ratio/LDR) perseroan sebesar 80,36 persen pada akhir 2011, naik dibanding sebelumnya sebesar 74,22 persen. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
2 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
12 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
13 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
13 jam yang lalu
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved