KEN minta Presiden tuntaskan ketidakpastian BBM

Rabu, 11 April 2012 - 12:20 WIB
KEN minta Presiden tuntaskan...
KEN minta Presiden tuntaskan ketidakpastian BBM
A A A


Sindonews.com - Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chairul Tanjung meminta kepada Presiden agar segera menuntaskan ketidakpastian kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Presiden, harus memacu pertumbuhan ekonomi dengan segera menghilangkan ketidakpastian apalagi dengan masalah BBM. Kita minta presiden untuk segera menyelesaikan ketidakpastian," ujarnya seusai menghadiri acara 12th Annual Citi Bank Indonesia Economic & Political Outlook 2011 Seminar, di Ritz Carlton Hotel, Pasific Place SCBD, Jakarta, Rabu (11/4/2012).

Menurutnya, dengan penyelesaian tersebut, akan menyelesaikan juga ketidakpastian sosial dan politik. "Masalah ketidakpastian di ekonomi selesai maka sosial dan politik akan selesai. Harga yang sudah naik turun. Akselarasi pertumbuhan ekonomi kemarin isu-isu itu agak melambat bisa dipercepat lagi, ini yang sekarang dalam tahapan persiapan," tambahnya.

Orang nomor satu Para Group ini juga meyakini, pada bulan April Presiden dapat menyelesaikan persoalan ini. "Presiden itu bisa selesaikan dalam April ini," tegasnya.

Sebelumnya, Chairul mengatakan pertumbuhan Indonesia diprediksikan akan melambat, namun akan tetap di kisaran 6,3 persen hingga 6,7 persen. Hal ini masih dipicu ancaman krisis global yang tengah terjadi di Zona Eropa dan Amerika.

"Dalam situasi semacam ini target pertumbuhan ekonomi kita sekitar 6,5 persen dari tahun lalu, tapi tahun ini mungkin akan konservatif sekitar 6,3 hingga 6,7 persen," kata Chairul. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
19 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
57 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved