BNI gandeng 4 perusahaan asuransi

Rabu, 11 April 2012 - 14:52 WIB
BNI gandeng 4 perusahaan...
BNI gandeng 4 perusahaan asuransi
A A A


Sindonews.com - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) resmi menggandeng empat perusahaan asuransi dalam memasarkan dan menjual produk asuransi melalui perbankan atau bancassurance.

Kerjasama ini ditujukan khususnya untuk nasabah BNI pada segmen high networth individual, yaitu nasabah Emerald BNI. Adapun empat perusahaan asuransi yang digandeng oleh BNI adalah PT Asuransi Jiwa Sequis Life, PT Asuransi Cigna, PT BNI Life Insurance dan PT AIA Financial.

"Potensi penjualan produk asuransi melalui bancassurance di Indonesia masih besar sejalan dengan tuntutan bisnis di bidang jasa serta layanan Wealth Management," ungkap Executive Vice President Product Management BNI Dyah Hindraswarini saat ditemui dalam acara penandatanganan di Wisma BNI 46, Jakarta, Rabu (11/4/2012).

Menurut dia, dengan adanya layanan ini, maka upaya BNI membantu nasabah emerald mendapatkan manfaat asuransi serta perencanaan investasi untuk masa depan dapat dimaksimalkan.

Lebih jauh dia menjelaskan, dalam kerja sama ini, BNI akan memperoleh keuntungan dari premi nasabah. Selain itu, perusahaan asuransi yang digandeng juga memperoleh keuntungan dalam bentuk premi. "Target pencapaian perolehan fee based income sebesar Rp17 miliar," tandasnya.

Di tempat yang sama, Vice President Wealth Mangement and Investment BNI Teddy Atmadja mengatakan BNI sendiri menargetkan perolehan premi untuk nasabah BNI Emerald dari kerja sama dengan empat perusahaan asuransi tersebut sebesar Rp300 miliar.

"Ini merupakan kerja sama jangka panjang. Diharapkan ada peningkatan dan diharapkan juga memperoleh premi Rp300 miliar hingga akhir 2012," ungkapnya.

Diakuinya, nasabah prioritas BNI atau yang lebih dikenal dengan emerald BNI saat ini jumlahnya sekira 12 ribu nasabah. Nasabah emerald BNI ini memiliki dana kelolaan di atas Rp1 miliar. "Dari 12 ribu nasabah, diperkirakan yang bisa masuk untuk bancassurance ini sekira 750-1.000 nasabah untuk tahun pertama," tandasnya. (bro)
()
Berita Terkini
20 Negara Penyumbang...
20 Negara Penyumbang Terbesar Defisit Perdagangan AS Tahun 2024, Indonesia Urutan Berapa?
3 jam yang lalu
Kena Tarif Impor 32%,...
Kena Tarif Impor 32%, Indonesia Terus Berkomunikasi Intensif dan Melobi Amerika Serikat
5 jam yang lalu
5 Ruas Tol Trans Sumatera...
5 Ruas Tol Trans Sumatera Digratiskan Selama Arus Balik 2025, Cek Daftarnya
5 jam yang lalu
Tarif Trump 32 Persen...
Tarif Trump 32 Persen Ancam Ekspor Indonesia, Ini Langkah Mitigasi Pemerintah
6 jam yang lalu
Kena Tarif Impor Trump...
Kena Tarif Impor Trump 32 Persen, Indonesia Butuh Gebrakan
6 jam yang lalu
Trump Tampar RI dengan...
Trump Tampar RI dengan Tarif Impor 32%, Sektor Industri Ini Bakal Telan Pil Pahit
7 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan NATO Bisa Runtuh...
4 Alasan NATO Bisa Runtuh Seperti Balon yang Bocor
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved