Risiko Resesi Amerika Semakin Besar, Begini Isi Ramalan Goldman Sachs
Rabu, 02 April 2025 - 20:29 WIB
loading...
Risiko ekonomi Amerika Serikat (AS) mengalami resesi lebih besar, akibat eskalasi tarif mengancam bisa memperlambat ekonomi AS. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Risiko ekonomi Amerika Serikat (AS) mengalami resesi lebih besar, akibat eskalasi tarif mengancam bisa memperlambat ekonomi AS . Diperingatkan juga oleh Goldman Sachs bahwa, sentimen lainnya datang dari lonjakan inflasi, serta meningkatnya pengangguran.
Sebelumnya, bank Wall Street menaikkan perkiraan resesi ekonomi AS selama 12 bulan ke depan menjadi 35%, angka tersebut naik dari proyeksi sebelumnya sebesar 20%.
Presiden AS, Donald Trump diprediksi akan memperkenalkan rencana tarif besar-besaran, khusus bagi semua mitra dagang Amerika. Bahkan Trump menyebut peluncuran tarif terbaru AS sebagai sebuah 'hari pembebasan'.
Baca Juga: Moody's Bunyikan Alarm Peringatan Kesehatan Fiskal AS
Seperti diketahui Trump telah memberlakukan tarif pada aluminium, baja, dan mobil, serta menaikkan tarif pada semua impor dari China. Selain itu Trump pada pekan lalu juga menerapkan tarif 25% untuk impor mobil ke AS.
Sebelumnya, bank Wall Street menaikkan perkiraan resesi ekonomi AS selama 12 bulan ke depan menjadi 35%, angka tersebut naik dari proyeksi sebelumnya sebesar 20%.
Presiden AS, Donald Trump diprediksi akan memperkenalkan rencana tarif besar-besaran, khusus bagi semua mitra dagang Amerika. Bahkan Trump menyebut peluncuran tarif terbaru AS sebagai sebuah 'hari pembebasan'.
Baca Juga: Moody's Bunyikan Alarm Peringatan Kesehatan Fiskal AS
Seperti diketahui Trump telah memberlakukan tarif pada aluminium, baja, dan mobil, serta menaikkan tarif pada semua impor dari China. Selain itu Trump pada pekan lalu juga menerapkan tarif 25% untuk impor mobil ke AS.
Lihat Juga :