DAK perumahan RST Malang Rp6,8 M

Selasa, 17 April 2012 - 10:42 WIB
DAK perumahan RST Malang...
DAK perumahan RST Malang Rp6,8 M
A A A
Sindonews.com – Tahun ini Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) mengalokasikan Dana Alokasi Khusus (DAK) Perumahan sebesar Rp6,8 miliar untuk membangun rumah sejahtera tapak (RST) bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Kabupaten Malang.

DAK ini akan digunakan untuk membantu para pengembang untuk pembangunan sarana dan prasarana perumahan. ”Kita punya empat item pembangunan sarana prasarana kepada pengembang yang membangun RST minimal 50 unit untuk masyarakat berpenghasilan rendah,”ujar Kepala Kantor Perumahan Pemkab Malang Wahyu Hidayat, kemarin.

Keempat item tersebut antara lain pembangunan septic tank komunal, penerangan jalan umum (PJU), air bersih, serta tempat pembuangan sampah terpadu (TPST).

Pengembang yang mengerjakan RST harus mengajukan kepada Kantor Perumahan Kabupaten Malang. Baru setelah dilakukan kajian oleh Kantor Perumahan. Yang jelas, kata dia, pengembang yang pernah mendapatkan bantuan DAK pada tahun lalu, tidak bisa mendapatkannya lagi pada tahun ini. ”Pengembang RST yang belum dapat kita prioritaskan untuk mendapatkannya. Syaratnya semua izin harus ada, baru kita berikan bantuan, ”ungkapnya.

Sementara itu, pantauan di lapangan, banyak proyek DAK Perumahan yang digarap asalasalan dan tidak memenuhi ketentuan. Kantor Perumahan mengakui, pengawasan poyek tersebut memang langsung dilakukan pusat. Kalaupun ada sesuatu yang tidak sesuai, Kemenpera yang berhak menindaknya. Daerah hanya memiliki kewenangan menyalurkan dan mengusulkan siapa saja yang mendapatkan bantuan tersebut. Terkait hasilnya maksimal atau tidak,hal tersebut kewenangan Kemenpera.

Pihaknya hanya sebatas melaporkan saja. Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Malang Purnomo Anwar menyatakan, segala bentuk program yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat bawah secara langsung harus dilakukan dengan baik. Jila hasil bantuan tersebut tidak bagus, jelas merugikan masyarakat.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
5 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
Rusia Aktifkan Kembali...
Rusia Aktifkan Kembali Pesawat Pengintai M-55 Geophysica
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved