BNI lirik agen pengiriman uang Malaysia

Senin, 23 April 2012 - 18:13 WIB
BNI lirik agen pengiriman...
BNI lirik agen pengiriman uang Malaysia
A A A
Sindonews.com - PT BNI 1946 berencana akan serius mempermudah pelayanan untuk para Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di negeri jiran melalui kerja sama dengan sejumlah agen pengiriman uang di Malaysia.

Sebagai negara yang menjadi tujuan para pencari kerja asal Indonesia baik di sektor informal maupun formal, Malaysia dipandang kalangan perbankan sebagai pasar potensial. "Ke depan kami akan terus kembangkan kerjasama dengan agen-agen pengiriman uang (remittance agency) di Malaysia," ujar Head of Division Senior Vice President PT BNI Tbk A Firman Wibowo di Kuta, Bali, Senin (23/4/2012).

Lewat kerja sama dengan kantor perwakilan pengiriman uang, dinilai jauh lebih mudah dan proses pengiriman uang para TKI bisa lebih cepat.

Firman menegaskan, dibanding dengan bekerjasama dengan perbankan di Malaysia, dalam pengiriman uang jauh lebih mudah dan efektif dengan jasa agen pengiriman uang. Terlebih karakteristik perbankan Malaysia cenderung ingin menggunakan jasa layanan bank-bank mereka sendiri. Tak heran kemudian banyak perbankan Indonesia yang kemudian dibeli oleh Malaysia seperti Maybank dan Cimb Niaga.

"Saya pikir kerja sama dengan agen pengiriman uang di Malaysia saja sudah cukup terwakili untuk melayani dan memenuhi kebutuhan transaksi perbankan TKI," tegasnya lagi.

Kerja sama dengan agen pengiriman uang di Malaysia telah lama dilakukan oleh BNI. Sejauh ini bank plat merah itu belum berencana untuk membuka kantor cabang utama atau outlet perbankan karena terbentur kendala persyaratan atau regulasi yang cukup berat.

Saat ini, BNI terus memperluas kerja sama dengan agen-agen pengiriman uang di Malaysia karena secara potensi pasarnya cukup besar dan menjanjikan. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved