Bangun pabrik ban, Astra gandeng Pirelli

Selasa, 24 April 2012 - 14:05 WIB
Bangun pabrik ban, Astra...
Bangun pabrik ban, Astra gandeng Pirelli
A A A


Sindonews.com - PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) menandatangani kerja sama dengan perusahaan ban asal Italia, Pirelli untuk membangun pabrik ban di daerah Jabodetabek. Investasi yang digunakan untuk membangun pabrik ini sebesar USD120 juta.

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan hari ini antara Senior Vice President Pirelli Moto Business Unit Uberti Thun dan CEO Astra Otoparts Siswanto Prawiroatmodjo. Disaksikan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menteri Perindustrian MS Hidayat, Duta Besar Italia untuk Indonesia Federico Failla.

"Total investasi 2012 sampai 2014 mencapai USD120 juta dengan target produksi ban di 2014 sebesar dua juta unit dan di 2017 mencapai tujuh juta unit," ujar CEO Astra Otoparts Siswanto Prawiroatmodjo saat penandatanganan kerja sama, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (24/4/2012).

Perusahaan patungan yang akan dibentuk kedua negara, Pirelli sebagai pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan saham 60 persen. Sedangkan sisanya dimiliki PT Astra Otoparts.

"Pabrik baru ini lokasinya di Jabodetabek dan diharapkan akan dimulai kuartal keempat 2012 di atas lahan sebesar 25 hektare (ha) dan beroperasi di 2016 yang mempekerjakan 750 orang," lanjut dia.

Ketika pabrik ini sudah mulai beroperasi pada 2016 mendatang, ditambahkan Siswanto, tiga juta ban akan diperdagangkan dengan merek Astra. Serta empat juta sisanya akan dijual dengan merek Pirelli atau Metlezer.

"20-25 persen dari produksi ban merk Pirelli yang dibuat di pabrik Indonesia ditujukan untuk menyuplai pasar Original Equipment for Manufacturer dan pasar suku cadang pengganti di wilayah Asia Pasific dan sisanya untuk mensupply pasar lain kecuali Amerika Selatan," tandas dia. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
30 menit yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
1 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
3 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
4 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
6 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
7 jam yang lalu
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved