Aturan belum kelar, DBS tunda akuisisi Danomon

Senin, 30 April 2012 - 15:19 WIB
Aturan belum kelar,...
Aturan belum kelar, DBS tunda akuisisi Danomon
A A A
Sindonews.com - Bank Indonesia (BI) memastikan tidak akan menyetujui akusisi USD 7,2 miliar Bank Danamon oleh DBS Group Holdings Ltd hingga aturan terkait kepemilikan asing selesai.

Rencananya Bank Indonesia akan mengevaluasi kembali aturan terkait dengan batas kepemilikan saham asing di Indonesia. BI akan melakukan evaluasi aturan yang membolehkan bank asing memiliki 99 persen saham di perbankan Indonesia.

"Bukan berarti kami menunda persetujuan untuk kesepakatan DBS, kami hanya akan mulai mengevaluasi rencana DBS setelah kami mengeluarkan aturan kepemilikan bank yang baru,” ujar Difi seperti dilansir AFP, Senin (30/4/2012).

Aturan tersebut ditargetkan selsai di awal Juni mendatang. Difi menekankan, aturan baru itu nantinya lebih kepada tingkat kehati-hatian, dan bukan untuk menghalangi asing dalam berinvestasi.

Pernyataan Bank Indonesia tersebut sepertinya di tanggapi serius oleh DBS. Perusahaan Singapura tersebut memutuskan untuk menunda akuisisi PT Bank Danamon Tbk (BDMN) dalam satu sampai dua tahun kedepan. Padahal, sebelumnya Danamon telah mengajukan tawaran sebesar USD7,2 miliar pada akuisisi tersebut.

Pada rencananya DBS telah membuat tawaran tersebut pada 2 April lalu. Jika terlaksana, maka pengambilalihan ini akan menjadi yang terbesar bagi kreditur di Asia Tenggara, sebelum krisis 1997 di Asia. Akuisisi ini akan memberikan DBS mempunyai 3.000 cabang di Indonesia.

"Kami melakukan bisnis ini selangkah demi selangkah. Ini membuat kami benar-benar terintegritas, dan dapat meraih keuntungan yang kami perlukan dari Danamon, sehingga kami tidak perlu terus mengawasi pasar untuk mencari sebuah kesempatan," ungkap Chief Executive Officer (CEO) DBS Group Holding Piyush Gupta seperti dilansir Bloomberg.

Namun , ketika di konfirmasi oleh Sindonews, Difi malah enggan membicarakan hal tersebut. Dirinya mengelak dan mengatakan bahwa baru mengetahui informasi itu. "Kalau untuk itu saya no comment dulu," singkat Difi dalam sambungan telephonenya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
4 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
5 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
5 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
5 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
5 jam yang lalu
Infografis
Aturan Seragam Sekolah...
Aturan Seragam Sekolah 2026: Panduan Lengkap SD, SMP, hingga SMA/SMK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved