Ratusan ribu lowongan di Kaltim untuk Jabar

Jum'at, 04 Mei 2012 - 11:13 WIB
Ratusan ribu lowongan...
Ratusan ribu lowongan di Kaltim untuk Jabar
A A A
Sindonews.com – Kalimantan Timur siap menampung tenaga kerja asal Jawa Barat (Jabar). Saat ini, ada ratusan ribu lowongan kerja yang tersedia di Kaltim.

Gubernur Kaltim Awang Faroek mengatakan, lowongan tersebut berada di berbagai bidang, di antaranya pembangunan food estate dan real estate seluas 2.000 hektare, serta perkebunan seluas satu juta hektare.

“Membangun food estate dan real estate, kami perlu 50 ribu tenaga kerja. Sedangkan untuk perkebunan kalau dihitung, Kaltim perlu 750 ribu tenaga kerja dari seluruh provinsi di Pulau Jawa, termasuk Jabar,” paparnya, kemarin.

Lowongan kerja tersebut diungkapkan Awang Faroek Ishak usai penandatanganan memorandum of understanding (MoU) kerjasama pembangunan antara Pemprov Kalitim dan Pemprov Jabar, di Gedung Sate Jalan Diponegoro Bandung.

Dalam MoU, disepakati 12 sektor, terutama sektor ketenagakerjaan untuk membangun food estate dan real estate di Kaltim. Selain itu, kerja sama juga meliputi sektor industri, pertanian, pendidikan, penanaman modal, pertambangan energi dan sumber daya mineral, dan lain-lain.

"MoU ini wujud pemanfaatan peluang keunggulan komparatif dan keunggulan kompetitif dari setiap provinsi," terangnya.
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Jabar Agus Gustiar menjelaskan, kerjasama Jabar dengan provinsi lain baru pertama kali dilakukan. Diharapkan, kerja sama dengan Pemprov Kaltim bisa saling menguntungkan.

Kata Agus, Kaltim memiliki potensi luar biasa. Misalnya di bidang industry intermediate, seperti petani rotan yang naik tingkat menjadi perajin rotan. Selanjutnya Jabar bisa berperan sebagai finishing. "Jadi kan sama-sama untung," ujarnya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
7 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
8 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
9 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved