Meski lambat, ekonomi RI tumbuh 6,3%

Senin, 07 Mei 2012 - 12:43 WIB
Meski lambat, ekonomi...
Meski lambat, ekonomi RI tumbuh 6,3%
A A A
Sindonews.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi pada triwulan I tahun 2012 sebesar 6,3 persen. Angka tersebut meningkat dari triwulan IV 2011 sebesar 1,4 persen. Kemudian, baik secara quartal to quartal (q to q) maupun secara year on year (yoy) pertumbuhan ekonomi terhitung juga meningkat.

"Ekonomi Indonesia pada triwulan 1 sebesar 6,3 persen. Dan perekonomian Indonesia meningkat 2012 baik secara q to q maupun yoy," ujar Kepala BPS Suryamin dalam kOnferensi pers di kantornya, Pasarbaru, Jakarta, Senin (7/5/2012).

Dia pun mengakui, walaupun kategori bagus, pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami perlambatan. Artinya, espektasi tingginya pertumbuhan tidak tercapai karena memang beberapa faktor yang tidak bisa dihindari.

"Mudah-mudahan baru di triwulan 1 dan nantinya semoga ada peningkatan, itu pun juga tergantung bagaimana peran di setiap sektor," jelasnya.

Kemudian Produk Domestik Bruto (PDB) lapangan usaha pada triwulan 1 2012, sektor tertinggi yang memberikan konstribusi pada pertumbuhan ekonomi adalah sektor industri pengolahan. Kemudian diikuti dengan pertanian atas dasar harga berlaku.

"Yang tertinggi atas dasar harga berlaku yaitu sektor industri pengolahan, kedua adalah secara harga berlakunya pertanian tetapi nilai atas dasar harga konstan, perdagangan hotel dan restoran," lanjutnya.

Jika dilihat secara q to q, BPS mencatat pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan meningkat 20,9 persen, keuangan real estate dan jasa keuangan 2,3 persen, pengangkutan dan komunikasi 1,3 persen.

Selanjutnya secara year on year, ada peningkatan pada pengangkutan dan komunikasi 10,3 persen, perdagangan hotel dan restoran 8,5 persen, konstruksi 7,3 persen. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved