Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi capai 6,5%
Senin, 07 Mei 2012 - 20:37 WIB
Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi capai 6,5%
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah akan tetap mendorong pertumbuhan ekonomi di tahun 2012 sampai dengan targetnya 6,5 persen. Walapun dihadang dengan tidak bolehnya menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), namun angka 6,3 persen dipastikan akan menanjak pada kuartal selanjutnya dengan optimalisasi belanja pemerintah.
"Sekarang ini kalau BBM tidak ada kenaikan sampai dengan akhir tahun. Namun, kami akan menjaga anggaran agar memadai, ditandai dengan program-program penghematan yang dilakukan pemerintah. Fokus kami ke belanja-belanja nonprioritas, seperti perjalanan dinas, dan tim-tim konsolidasi," ujar Menteri keuangan Agus Martowardojo di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (7/5/2012).
Dia menyatakan, pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua dan ketiga mendatang akan tinggi sehingga di akhir tahun, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap berada di angka 6,5 persen. Dalam pencapaian target tersebut, Agus akan optimalkan belanja modal dan barang pemerintah dan juga memperbesar porsi belanja infrastruktur.
"Kami optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan baik dan target kami 6,5 persen masih akan tercapai. Kenapa? Karena di tahun 2012 masih akan didukung oleh stimulus yang ada di APBN-P 2012 untuk infrastruktur. Kita juga akan mentargetkan investasi yang tinggi di kuartal satu di atas sembilan persen ini akan meningkat dan akan berdampak positif ke depan," paparnya.
Selain itu, Agus mengatakan Indonesia masih berpeluang dengan tingginya angka investasi di kuartal pertama ini, pencairan anggaran pemerintah yang akan dipercepat di kuartal-kuartal mendatang dan juga penetapan kenaikan penghasilan tidak kena pajak (PTKP) akan terus membuat ekonomi Indonesia melaju kencang di angka 6,5 persen sesuai dengan APBN-P 2012. (ank)
"Sekarang ini kalau BBM tidak ada kenaikan sampai dengan akhir tahun. Namun, kami akan menjaga anggaran agar memadai, ditandai dengan program-program penghematan yang dilakukan pemerintah. Fokus kami ke belanja-belanja nonprioritas, seperti perjalanan dinas, dan tim-tim konsolidasi," ujar Menteri keuangan Agus Martowardojo di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (7/5/2012).
Dia menyatakan, pertumbuhan ekonomi di kuartal kedua dan ketiga mendatang akan tinggi sehingga di akhir tahun, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap berada di angka 6,5 persen. Dalam pencapaian target tersebut, Agus akan optimalkan belanja modal dan barang pemerintah dan juga memperbesar porsi belanja infrastruktur.
"Kami optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan baik dan target kami 6,5 persen masih akan tercapai. Kenapa? Karena di tahun 2012 masih akan didukung oleh stimulus yang ada di APBN-P 2012 untuk infrastruktur. Kita juga akan mentargetkan investasi yang tinggi di kuartal satu di atas sembilan persen ini akan meningkat dan akan berdampak positif ke depan," paparnya.
Selain itu, Agus mengatakan Indonesia masih berpeluang dengan tingginya angka investasi di kuartal pertama ini, pencairan anggaran pemerintah yang akan dipercepat di kuartal-kuartal mendatang dan juga penetapan kenaikan penghasilan tidak kena pajak (PTKP) akan terus membuat ekonomi Indonesia melaju kencang di angka 6,5 persen sesuai dengan APBN-P 2012. (ank)
()