AT&T investasi layanan pemantauan rumah

Selasa, 08 Mei 2012 - 09:12 WIB
AT&T investasi layanan...
AT&T investasi layanan pemantauan rumah
A A A


Sindonews.com - Perusahaan telekomunikasi asal Amerika Serikat (AS) AT&T sedang mengambangkan investasi layanan pemantauan rumah nirkabel. Langkah tersebut berpotensi meningkatkan pendapatan tahunan hingga USD1 miliar sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperluas bisnisnya di sektor telepon genggam.

Layanan pemantauan rumah yang disebut Digital Life ditujukan untuk memonitor rumah dengan menggunakan internet dari jarak jauh. “Pengguna dapat memantau rumahnya dari segala permasalahan seperti kerusakan pipa air, pencurian, membukakan pintu, serta menyesuaikan suhu ruangan,” ujar AT&T dalam pernyataan resmi seperti dilansir Reuters kemarin.

Direktur Eksekutif AT&T Glenn Lurie mengatakan, layanan pengawasan rumah yang akan dimulai uji coba pada tahun ini melibatkan sensor dan kamera yang terhubung ke sistem pusat rumah tanpa kabel ke pusat pemantauan AT&T.

“Kami mempekerjakan banyak orang untuk mendukung layanan tersebut. Kami juga tidak menetapkan target penerimaan khusus untuk bisnis namun layanan ini kami anggap sebagai salah satu peluang terbesar AT&T untuk pertumbuhan pendapatan,” imbuhnya.

Dia menambahkan, jika bukan peluang yang terbesar, layanan tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan tambahan yang signifikan pada 2013 mendatang.

Analis Recon Analytics Roger Entner mengungkapkan, saat ini diperlukan sistem keamanan rumah nirkabel sehingga langkah yang dibuat AT&T merupakan hal yang baik.

“Saya tidak yakin perusahaan memiliki pilihan untuk mencari aliran pendapatan baru lainnya. Sistem nirkabel tradisional tengah berada dalam lintasan yang kuat. Jika perusahaan ingin mengubah hal itu, maka harus menambahnya melalui layanan tambahan,” paparnya. (bro)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
16 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
4 jam yang lalu
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved