Belanja elektronik di Makassar bakal meningkat

Selasa, 08 Mei 2012 - 16:53 WIB
Belanja elektronik di...
Belanja elektronik di Makassar bakal meningkat
A A A
Sindonews.com - Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksi pada triwulan kedua tahun ini, masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) akan meningkatkan volume belanja eletroniknya ketimbang belanja bahan makanan. Produk-produk seperti smartphone, televisi, kulkas dan semacamnya akan mendominasi Indeks Tendensi Konsumen (ITK).

Peningkatkan pembelian barang tahan lama tersebut, tidak hanya diprediksi pada perangkat eletronik saja. Pengamat Ekonomi Sulsel Agus Arman bahkan menilai seluruh produk impor akan mengalami pertumbuhan penjualan cukup tinggi dipertengahan tahun ini. “Pemicunya sederhana, terjadinya penguatan rupiah terhadap dolar,” ujar Arman yang dihubungi, Selasa (8/5/2012).

Menurut Agus, krisis yang terjadi di Eropa dan Amerika membuat dolar melemah. Dengan begitu, barang-barang impor yang masuk ke daerah ini, harganya akan jauh lebih murah, sehingga masyarakat memilih untuk membelanjakan uangnya pada peralatan-peralatan eletronik atau barang impor lainnya.

“Masih ada pemicu lainnya, kebiasaan produsen elektronik seperti smarphone, televisi dan yang lainnya meluncurkan perangkat terbarunya di pertengahan tahun, juga menjadi penyebab kuat akan tingginya belanja masyarakat akan peralatan eletronik, ditambah pula dengan harga yang relatif murah,” terang Agus.

Kecenderungan masyarakat pada triwulan kedua tahun ini berbelanja eletronik, bahkan dinilai Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nobel Indonesia Makassar itu akan bertahan hingga penghujung tahun. Momen bulan ramadan dan cuci gudang juga akan dimanfaatkan masyarakat untuk berbelanja barang-barang tahan lama.

“Tapi tetap, belanja bahan makanan akan meningkat, terutama saat ramadan dan natal,” kata dia.

Kepala BPS Sulsel Bambang Pramono optimis peningkatan belanja konsumen akan merata di hampir seluruh wilayah Sulawesi. “Nilai ITK Sulsel akan meningkat jadi 109,19 di triwulan kedua, dari 107,01 di triwulan pertama ini, jika dibandingkan triwulan empat tahun lalu, nilai ITK Sulsel memang menurun,” ujarnya.

Sementara di triwulan pertama tahun ini, pola konsumsi makanan masyarakat Sulsel cenderung lebih sedikit pada triwulan sebelumnya, dengan menorehkan ITK 95,30 dibanding di triwulan ke empat 2011, konsumsi bahan makanan mencapai angka 105,01, karena momen natal dan tahun baru.

Bambang menambahkan, kondisi ekonomi konsumen pada triwulan kedua tahun ini membaik disebabkan peningkatan yang signifikan pada pendapatan rumah tangga dengan nilai indeks sebesar 111,60. “Itulah yang mendorong, belanja eletronik dan barang tahan lama lainnya akan meningkat,” kata dia.

Berdasarkan data impor barang eletronik per Maret 2012 terhadap Maret 2011 terjadi peningkatan cukup tinggi, mencapai 71,23 persen dengan nilai USD0,73 juta di Maret 2011 menjadi USD1,25 juta. Tetapi secara triwulan pertama, impor barang eletronik mengalami penurunan 28,62 persen. (ank)

()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
59 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved