Stabilkan harga, Bulog siapkan 2.000 Bulog Mart

Rabu, 09 Mei 2012 - 13:59 WIB
Stabilkan harga, Bulog...
Stabilkan harga, Bulog siapkan 2.000 Bulog Mart
A A A
Sindonews.com - Perum Bulog dalam upaya mengendalikan harga bahan pokok yaitu beras, gula pasir, dan minyak goreng di tingkat masyarakat membuat Bulog akan berencana membangun sekira 2.000 minimarket Bulog Mart di seluruh Indonesia. Pendirian minimarket ini rencananya memanfaatkan jaringan kantor dan gudang Bulog di seluruh Indonesia.

“Bulog memiliki kantor dan kawasan gudang yang terbesar di sekitar 2.000 titik strategis di kota-kota besar di Indonesia. Kawasan itu, akan kita manfaatkan untuk mendirikan minimarket. Tujuannya mengendalikan harga kebutuhan pokok,” jelas Direktur Perum Bulog Soetarto Alimuso pada peresmian Bulog Mart di Kantor Bulog Divre Jabar dan Banten, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu (9/5/2012).

Menurut dia, Bulog Mart tahun ini baru akan menargetkan mengoperasikan 100 Bulog Mart di sejumlah kantor Divre dan Sub Divre Bulog. Dirinya menambahkan hal ini akan diarahkan menjadi pusat ritel, merangkul pelaku usaha kecil di kawasannya masing-masing. Misalnya, membuka perdagangan pada hari-hari tertentu melibatkan pelaku usaha lokal. Dia pun menolak anggapan, Bulog Mart mengancam keberadaan pasar dan warung tradisional di daerah setempat.

“Kita justru akan merangkul pedagang dan pelaku industri kecil agar produknya bisa dijual di Bulog Mart. Tapi yang pasti, pengoperasian minimarket ini untuk kepentingan stabilisasi harga dengan fokus menjual beras, gula, dan minyak goreng,” timpal dia.

Kedepan, lanjut dia, penyaluran bahan pokok untuk operasi pasar (OP) juga akan diarahkan melalui Bulog Mart. Sebagai contoh, Bulog tidak hanya menjual beras medium, tapi juga beras dengan kualitas premium. Upaya tersebut dilakukan agar stabilitas harga semua jenis beras bisa terkendali.

“Biasanya, kalau harga beras premium naik, harga beras medium ikut naik. Makanya, kita akan jual beras premium juga,” pungkas dia.

Bulog pun optimistis, ekspansi bisnis BUMN ini, tidak akan mengganggu kinerja Bulog dalam melakukan distribusi beras ke masyarakat. Upaya tersebut, sekaligus upaya Bulog mendapatkan penghasilan dari sektor lain. “Untuk kebutuhan operasional, menggaji karyawan, dan lainnya, kita harus mencari sendiri,” imbuh dia.

Lebih lanjut Soetarto Alimuso mengatakan, nilai investasi untuk membangun Bulog Mart bisa mencapai Rp1 miliar per minimarket. Apabila tahun ini, Bulog menargetkan 100 minimarket, maka investasi yang akan disiapkan sekitar Rp100 miliar. Dana tersebut, bisa menggunakan mekanisme kredit terutama untuk kebutuhan suplai produk. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
11 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
40 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved