Krisis membayangi, ekonomi RI masih cerah

Senin, 14 Mei 2012 - 11:54 WIB
Krisis membayangi, ekonomi...
Krisis membayangi, ekonomi RI masih cerah
A A A
Sindonews.com - Indonesia merupakan negara dengan masa depan yang cerah secara ekonomi. Walaupun masih dibayang-bayangi dampak krisis eropa yang membuat perlambatan ekonomi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Maka dari itu, dengan gelar investment grade yang didapat akhir tahun lalu, sudah menjadi modal penting untuk beranjak cepat.

"Perekonomian kita perlu kita siapkan, dengan adanya shock yang akan kita hadapi kedepan, dan dengan masuknya Indonesia menjadi invesment grade menandakan pertumbuhan ekonomi yang baik,"ungkap Deputi Gubernur Bank Indonesia Muliaman D Hadad dalam paparannya di seminar Menuju AEC 2015, Hotel Shangri La, Jakarta, Senin (14/5/2012).

Asean Economic Community (AEC) yang merupakan agenda terdekat, menurut Muliaman, Indonesia memerlukan sustainability dan resiliensi (ketahanan) di tingkat makro dan mikro.

"Kami perlu membangun resiliensi pada tingkat luas, dan resiliensi ekonomi pada tingkat sektoral dan mikro, kita harus memiliki resiliensi yang memadahi bagi perusahaan industri perbankan,"jelasnya.

Muliaman mengatakan, investasi adalah prioritas untuk saat ini. Untuk itu hal-hal yang menunjang, seperti infrastruktur secepatnya ditingkatkan.

"Suistainable pembangunan infrastruktur jangka panjang, akan sangat diperlukan untuk para investor, karena kedepan para investor akan sangat mengedepankan return yang tinggi untuk jangka panjang," tambahnya.

Bank Indonesia sudah menyiapakan dan mantapkan beberapa aturan. Menurutnya, aturan tersebut menunjang prioritas Indonesia kedepan. Dia mengakui ada beberapa yang tidak populer, namun aturan tersebut memang dipandang sebagai forward looking.

"Ketiga harus mengeluarkan aturan yang forward looking, bagaimana setiap bank harus memiliki landasan yang kuat, dan koordinasi yang baik antara sektor makro dan mikro," pungkasnya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Thailand Week 2026 Kembali...
Thailand Week 2026 Kembali Digelar, Perkuat Pasar Bilateral
14 menit yang lalu
Perkuat Penyimpanan...
Perkuat Penyimpanan Pangan di Kalsel, Titiek Soeharto Resmikan Gudang Bulog Kapasitas 3.500 Ton
39 menit yang lalu
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
44 menit yang lalu
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
1 jam yang lalu
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
2 jam yang lalu
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
2 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved