Harga gas untuk Jawa Barat naik

Selasa, 15 Mei 2012 - 09:49 WIB
Harga gas untuk Jawa...
Harga gas untuk Jawa Barat naik
A A A
Sindonews.com - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyatakan, terhitung 1 Mei 2012 harga jual gas ke konsumen naik USD10 per mmbtu untuk wilayah Jawa Barat.

Sekretaris Perusahaan PGN Heri Yusup mengatakan, kenaikan harga tersebut sudah disosialisasikan kepada konsumen. ”Dari hulu sudah minta naik per April lalu, namun realisasinya awal bulan ini,” kata dia di Jakarta kemarin.

Heri menjelaskan, PGN bersedia menaikkan harga beli gas dari hulu namun di sisi lain pihaknya juga meminta adanya tambahan pasokan gas bagi pelanggannya. PGN pun menyatakan tetap memperhatikan kepentingan, prinsip keekonomian dan daya saing konsumen dalam menyesuaikan harga jual gas ke pelanggan.

Kebijakan penyesuaian harga juga dinilai merupakan bagian dari strategi untuk menaikkan sumber penerimaan negara dan juga menggiatkan kegiatan operasi migas. Selain itu, diharapkan alokasi gas bumi dalam negeri dapat semakin meningkat.

Sebelumnya kalangan industri mengeluhkan kenaikan harga gas tersebut dinilai drastis dan amat memberatkan industri manufaktur.

“Kami keberatan dengan kenaikan harga yang mencapai 55 persen karena berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi anggota asosiasi. Kenaikan harga itu ditetapkan secara sepihak tanpa sosialisasi terlebih dahulu dan sangat memberatkan industri manufaktur, khususnya petrokimia dan turunannya,” ungkap Wakil Ketua Asosiasi Industri Aromatik, Olefin, dan Plastik Indonesia (INAplas) Suhat Miyarso.

Menurut Suhat, produsen petrokimia dan industri turunannya sebenarnya tidak mempermasalahkan adanya kenaikan harga oleh PGN. Namun, besaran kenaikan yang langsung 55 persen dinilai terlalu tinggi. Kebijakan yang tiba-tiba itu pun menurutnya tidak sesuai dengan etika bisnis.

“Kami menerima surat pemberitahuan PGN tentang kenaikan harga pada 9 Mei 2012. Dalam surat tersebut dinyatakan kenaikan harga berlaku sejak 1 Mei 2012. Dalam etika bisnis, tidak ada aturan sepihak seperti itu,” cetusnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
M2P Fintech Dorong Industri...
M2P Fintech Dorong Industri Keuangan Perkuat Sistem Anti-Fraud Berbasis AI
19 menit yang lalu
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
32 menit yang lalu
Said Iqbal Minta Pajak...
Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus bagi Seluruh Penerima
52 menit yang lalu
Sinergi Berkelanjutan,...
Sinergi Berkelanjutan, bank bjb Dukung Percepatan Program Rumah Layak Huni melalui BSPS 2026
1 jam yang lalu
Dukung Sekolah Rakyat,...
Dukung Sekolah Rakyat, SIG Pasok Material Konstruksi Ramah Lingkungan di 4 Provinsi
1 jam yang lalu
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
1 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved